Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
KEGIATAN HUMAS DINAS KESEHATAN DALAM MENGKAMPANYEKAN PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI KOTA BANDUNG
Jane Karen Alviane Kaunang (2004) | Skripsi | Ilmu Komunikasi , Ilmu Komunikasi , Ilmu Komunikasi
Bagikan
Ringkasan
Kebijakan pemerintah dalam program menciptakan Indonesia sehat 2010, menuntut setiap Dinkes kesehatan untuk melakukan kegiatan yang tepat supaya tercipta masyarakat yang sehat. Humas Dinkes kota Bandung sebagai sentral kesehatan, menyadari bahwa adanya kejadian luar biasa dalam kasus Demam Berdarah. Oleh karena itu humas Dinkes melakkukan kegiatan kampanye. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kegiatan kampanye pencegahan penyakit demam berdarah yang dilakukan humas dinkes di kota Bandung. Sehingga untuk menjawab masalah diatas, penelitian ini menganalisis dan menggambarkan masalah sesuai dengan indicator yang telah ditetapkan diantaranya: program kampanye,faktor-faktor penghambat kegiatan kampanye dan pengevaluasian terhadap kegiatan kampanye. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif.yang artinya memaparkan hasil analisis. Sensus nya adalah karyawan Dinkes berjumlah 4 responden. Teknik deskriptif sensus yang digunakan adalah wawancara. Data dikumpulkan melalui pengamatan lapangan,wawancara,studi literature. Teknik analisis data yang digunakan yaitu wawancara langsung yang kemudian dianalisis. Hasil pengolahan data memperlihatkan salah satu bentuk kegiatan kampanye pencegahan penyakit demam berdarah melalui penyuluhan, gertak PSN-DBD, fogging (Penyemprotan Nyamuk Demam Berdarah). Faktor penghambat internal yaitu dana ekternal dari kesadaran masyarakat,kemecetan alat fogging. kemudian pengevaluasian dilakukan dengan melihat laporan kegiatan.berdasarkan hal tersebut maka dapat dikatakan kegiatan Humas dalam kampanye pencegahan penyakit demam berdarah berhasil positif. Saran bagi instansi yaitu alangkah lebih baiknya menambah program kegiatan yang dapat menarik perhatian masyarakat.
Ringkasan Alternatif
Kebijakan pemerintah dalam program menciptakan Indonesia sehat 2010, menuntut setiap Dinkes kesehatan untuk melakukan kegiatan yang tepat supaya tercipta masyarakat yang sehat. Humas Dinkes kota Bandung sebagai sentral kesehatan, menyadari bahwa adanya kejadian luar biasa dalam kasus Demam Berdarah. Oleh karena itu humas Dinkes melakkukan kegiatan kampanye. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kegiatan kampanye pencegahan penyakit demam berdarah yang dilakukan humas dinkes di kota Bandung. Sehingga untuk menjawab masalah diatas, penelitian ini menganalisis dan menggambarkan masalah sesuai dengan indicator yang telah ditetapkan diantaranya: program kampanye,faktor-faktor penghambat kegiatan kampanye dan pengevaluasian terhadap kegiatan kampanye. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif.yang artinya memaparkan hasil analisis. Sensus nya adalah karyawan Dinkes berjumlah 4 responden. Teknik deskriptif sensus yang digunakan adalah wawancara. Data dikumpulkan melalui pengamatan lapangan,wawancara,studi literature. Teknik analisis data yang digunakan yaitu wawancara langsung yang kemudian dianalisis. Hasil pengolahan data memperlihatkan salah satu bentuk kegiatan kampanye pencegahan penyakit demam berdarah melalui penyuluhan, gertak PSN-DBD, fogging (Penyemprotan Nyamuk Demam Berdarah). Faktor penghambat internal yaitu dana ekternal dari kesadaran masyarakat,kemecetan alat fogging. kemudian pengevaluasian dilakukan dengan melihat laporan kegiatan.berdasarkan hal tersebut maka dapat dikatakan kegiatan Humas dalam kampanye pencegahan penyakit demam berdarah berhasil positif. Saran bagi instansi yaitu alangkah lebih baiknya menambah program kegiatan yang dapat menarik perhatian masyarakat.
Sumber