Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
KOMUNIKASI NONVERBAL DALAM KOMUNITAS PUNK LUMAJANG
Ichwanul Haris Al Haqiqi (2016) | Skripsi | Ilmu Pemerintahan , Ilmu Pemerintahan
Bagikan
Ringkasan
Komunitas punk Lumajang adalah komunitas punk yang memiliki keunikan dalam menyampaikan pesan dalam menyampaikan sebuah perubahan melalui media berkarya dengan tema-tema punk walaupun ditujukan tidak hanya untuk anak punk saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui media apa saja yang digunakan komunitas punk Lumajang dalam menyampaikan pesan secara nonverbal dan apa motifnya. Untuk mengetahui makna dari setiap simbol-simbol dan karya-karya yang diciptakan oleh komunitas punk Lumajang. Selain itu juga untuk mengetahui apa saja yang hambatan komunitas punk Lumajang dalam berkarya. Metode penelitian yang digunkan adalah metode penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan alat rekam. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan.
Ringkasan Alternatif
Community Lumajang punk is punk community which is unique in conveying the message in conveying a change through media work with themes of punk although intended not only for punk kids alone. The purpose of this study was to determine any media used Lumajang punk community in conveying nonverbal messages and what their motive was. To know the meaning of any symbols and works created by the punk community Lumajang. It is also to find out what barriers Lumajang punk community in the work. The research method is used mainly qualitative research methods to the design of phenomenology. The main instrument of this study is the researchers themselves who assisted with recording equipment. The technique of collecting data through observation, interviews, documentation and literature study.