Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Konstruksi Makna Jilbab Bagi Santri Waria (Study Fenomenologi Konstruksi Makna Jilbab Bagi Santri Waria di Poncok Pesantren Khusus Waria Senen-Kamis Notoyudan Al-Fatah Yogyakarta)
Yulianti Fajrin NIM. (2017) | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Bagikan
Ringkasan
Tujuan penelitian ini untuk menemukan makna dari penggunaan Konstruksi Makna jilbab bagi santri waria Pondok Pesantren Khusus Waria senin-kamis (PPWSK) Al-Alfatah Yogyakarta berdasarkan nilai, motif, serta pengalaman. Pendekatan penelitian ini, peneliti menggunakan fenomenologi Alfred Schultz sebagai desain penelitian pada metode penelitian kualitatif. Teori guidens yang di gunakan adalah Konstruksi Realitas Sosial oleh Peter L Berger dan Thomas Luckman dengan Paradigma Konstruktifis, dengan Tehnik Pengambilan informan yang digunakanyaituPurpossive Sampling. Hasil penelitian ini, peneliti menemukan beberapa konstruksi berpikir dari tiap – tiap informan mengenai gagasan tentang jilbab. NilaiJilbab bagi santri waria terdiri dari Nilai Spiritual dan Keagamaan, Nilai Sosial dan Etika, Nilai Kebutuhan dan Estetika bagi santri waria, Motif penggunaan jilbab temukan terbagi Motif alasan sebagai motif masalalu yang melatar belakangi mereka menggunakan jilbab juga Motif tujuan sebgai motif masadepan mereka dalam menggunakan jilbab, Kemudia Penglaman mereka yang berlandaskan Frame Of Experience mereka dan hasil interaksi parasantri waria dengan Konstruksi awal jilbab yang telah ada, Nilai, Motif, dan Pengalaman Merekamembuat suatu realitas baru tentang jilbab bagi mereka yang pada dasarnya sama dengan konstruksi jilbab pada pandangan umum, hanya saja mereka konstruksikan pada diri mereka sebagai waria yang pada dasarnya mereka adalah laki-laki yang berkepribadian Perempuan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Jilbab merupakan pakaian penutup aurat perempuan yang di pakai oleh santri waria untuk merepresentasikan identitasnya sebagai waria muslim. Saran untuk Pondok pesantren ada beberapa hal yang perlu di tambahkan yaitu agenda konseling dan penambahan litelatur bacaan dan materi pengajaran, juga untuk peneliti selanjutnya banyak sekali yang bisa di jadikan tema tentang pondok pesantren ini guna menambah litelature pengetahuan.
Ringkasan Alternatif
The aim of research to find meaning Jilbab for students of Pesantren waria senenkamis (PPWSK) alfatah Yogyakarta based of value, motives, and experiences. In this researh, writer uses fenomenoghy method of Alfred schultz as method od qualitative research theory.theory of guidens used reality consruction society by Peter L Berger and thomas luckman with contruction paradigm, to discuss the research,Retrieval techniques informant used Purpossive Sampling. The result is, the researchers foundThe value of the Jilbab for transvestites santri consisted of Religious and Spiritual values, social values and ethics, values and aesthetic Needs for student use of Motifs, jilbab transvestites find divided the Motives of reason as the motive behind the past without them using the headscarf is also the Motives of a goal as their future in using motif scarf, Then their experience based on the frames Of their Experience and the results of the interaction of the santri transvestites with construction beginning the headscarf have been there , Values, Motives, and their experiences making a new reality of jilbab for those who are basically the same with the construction of a common view on jilbab. Conclusion in this study is the Jilbab is a clothing cover the nakedness of women being used by students to represent their identity as transsexual transsexual Muslims. Suggestions for boarding schools there are a few things that need to be on the add time for counselling and the addition of the literary readings and teaching materials, as well as to researchers next lots which can be set as the theme of these boarding schools in order to add to the literary knowledge.
Sumber