Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) C Kendaraan Sepeda Motor Pada Unit Pelayanan Sim Satuan Lalu Lintas (SATLANTAS) Polisi Resor Kota Besar (POLRESTABES) Bandung
Suherman NIM. (2014) | Skripsi | Ilmu Pemerintahan , Ilmu Pemerintahan
Bagikan
Ringkasan
Latar Belakang pada dimensi kualitas pelayanan pembuatan SIM C di Polrestabes Bandung merupakan bagian dari kesatuan instansi polri dalam melaksanakan tugasnya di daerahnya untuk melayani masyarakat luas, khususnya dalam pelayanan pembuatan SIM, dalam proses pembuatan SIM C di Polrestabes Bandung sering terjadinya proses antrian panjang yang memakan waktu sampai dengan berjam-jam tidak sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang di tetapkan oleh polrestabes Bandung dalam pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) C yang memakan waktu kurang lebih 70 menit. Teori yang digunakan dalam penelitian ini tentang indikator yang mempengaruhi dari kualitas pelayanan dari Zeithaml, Berry, dan Parasuraman (1990: 21). Teori tersebut dari lima indikator yang meliputi, bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan dan empati pada kualitas pelayanan Pembuatan SIM C pada unit pelayanan SIM satuan Satlantas Polrestabes Bandung. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, untuk memperoleh data-data yang diperlukan, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sedangkan teknik penentuan informan yang digunakan oleh peneliti yakni teknik penentuan informan secara purposive yang ditujukan kepada aparatur, sedangkan kepada masyarakat peneliti menggunakan accidental. Hasil penelitian Menyatakan bahwa dalam penelitian ini, bukti Fisik SIM C yang ada di Satlantas Polrestabes Bandung dalam proses pelayanan pembuatan SIM C masih belum cukup baik, kehandalan Setiap aparatur dalam proses pembuatan SIM C sudah Cukup baik, daya tanggap aparatur dalam memberikan pelayanan pembuatan SIM C sudah cukup baik, jaminan aparatur dalam memberikan jaminan dalam proses pelayanan pembuatan SIM C masih kurang cukup baik, mempati kepedulian aparatur dalam pelayanan pembuatan SIM C kepada masyarakat sudah cukup baik.
Ringkasan Alternatif
Background on service quality dimensions C driver's license in Bandung Polrestabes is part of the unity of the police agencies in carrying out their duties in the area to serve the wider community, particularly in the service of driver's license, driving license filming in London Polrestabes often the process takes a long queue until the hours are not in accordance with the Standard Operating Procedure (SOP) set by the ministry of making Bandung Polrestabes Driving License (SIM) C which takes approximately 70 minutes.The theory used in this study on the indicators that affect the quality of service from Zeithaml, Berry, and Parasuraman (1990: 21). The theory of the five indicators covering, physical evidence, reliability, responsiveness, assurance and empathy in SIM C. Making service quality in service units Polrestabes Bandung Traffic SIM unit.The method of research used the descriptive method with qualitative approach, to obtain the necessary data, the researcher used interview techniques, observation, library research and documentation. While informants determination techniques used by the researchers informants purposively determination technique addressed to the apparatus, while the community of researchers using accidental.Stating that the research results in this study, Physical evidence SIM C's in London Polrestabes Traffic in the service process C driver's license is still not good enough, reliability Each apparatus in the process of making SIM C has good enough, the responsiveness of the manufacturing apparatus in providing services SIM C already quite good, personnel in providing security guarantees in the service process C driver's license is still not good enough, mempati care apparatus in service to the community C driver's license is good enough.