Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Mengukur Kinerja Keuangan dengan Pendekatan Metode RGEC pada Bank Pembangunan Daerah Periode 2012-2016 (Studi Kasus pada Bank Riau Kepri dan Bank DKI)
Diana Yulianti (2020) | Tugas Akhir | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Setiap laporan keuangan memiliki manfaat bagi orang yang menggunakannya, dalam laporan keuangan terdapat informasi yang dapat diolah sesuai dengan tujuan yang akan digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Tingkat kinerja keuangan Bank Pembangunan Daerah yang dilihat dari Risk Profile, Earnings, Good Corporate Governance, dan Capital (RGEC) pada Bank Riau Kepri dan Bank DKI periode 2012-2016. Bank Riau Kepri dan Bank DKI merupakan dua bank yang termasuk ke dalam dua bank terbaik pembangunan daerah karena kedua bank tersebut mendapatkan kategori âÃâ¬ÃÅTrustedâÃâ¬Ã� dari lembaga Indonesian Institue for Corporate Governance (IICG) dimana lembaga tersebut menilai bank dalam hal tata kelola perusahaannya. Penelitian ini dilakukan terhadap rasio Risk Profile dengan menggunakan rasio NPL dan LDR, faktor Good Corporate Governance menggunakan self assessment dari bank itu sendiri, faktor Earnings menggunakan rasio ROA, ROE dan NIM, serta faktor Capital menggunakan rasio CAR. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama periode 2012-2016, Bank Riau Kepri dan Bank DKI dalam keadaan yang cukup baik dalam kinerja keuangannya, hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata setiap kinerja keuangan kedua bank pada tahun 2012-2016.
Ringkasan Alternatif
Each financial statement have a benefit for someone whoâÃâ¬Ãâ¢s use the financial statements, in the financial statements have a informations, and can be treated for some reason to used. The objective of this reseach was to find out: The financial performance level on bank in term of Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings and Capital factor at Riau Kepri Bank and DKI Bank period 2012-2016. Riau Kepri Bank and DKI Bank are two best regional development banks because the two banks get the âÃâ¬ÃÅTrustedâÃâ¬Ã� category from the Indonesian Institue Corporate Governance (IICG), where the institution values bank in terms of their corporate governance. This study assesses the ratio of: 1) Risk Profile factor throught the NPL and LDR ratio, 2) Good Corporate Governance throught the self assessment conducted by bank, 3) Earnings throught the ROA, ROE, and NIM ratio, 4) Capital throught the CAR ratio. The results of this study indicate that during the period 2012-2016 Riau Kepri Bank and DKI Bank were in a fairly good condittion in their financial perfomance, this can be seen from the average of each financial performance of the two banks in period 2012-2016.