Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Model Pengembangan Aset Publik Ruang Terbuka Hijau melalui Analisis Kualitas dan Fungsi Aset (Kasus Aset Taman Tegallega Kota Bandung)
Lena Meriana (2017) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Kualitas dan kuantitas RTH saat ini mengalami penurunan yang sangat signifikan dan mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan hidup perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pengembangan aset RTH Taman Kota yang berkualitas dan fungsionalitas melalui analisis kualitas RTH Taman Kota menurut persepsi publik yang berfokus pada empat indikator kualitas RTH yaitu tingkat keterbukaan memasuki kawasan, tingkat rasa aman, tingkat kenyamanan lingkungan dan kelengkapan fasilitas penunjang serta fungsi aset RTH Taman Kota yaitu sebagai tempat rekreasi, olahraga dan soaialisasi. . Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi lapangan, wawancara pribadi dengan pengelola Taman Tegallega dan pengisian kuisioner oleh pengunjung Taman Tegallega, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik kualitas RTH Taman Kota yang digambarkan melalui aksesibilitas memasuki kawasan, keamanan dan kenyamanan lingkungan, serta kelengkapan fasilitas penunjang, maka fungsi RTH Taman Kota juga akan semakin tinggi, dengan demikian pengunjung RTH Taman Tegallega akan merasa puas. Kata kunci: Kualitas RTH, Fungsionalitas Aset, Pengembangan Aset.
Ringkasan Alternatif
The quality and quantity of green space currently is experiencing significant decreases, the result quality of urban environment is decreases too. This study has an aim to design a model of the development asset at Green Open Space by analysis of quality green open space that focuses on four indicators of green open space quality there are level of openness to ride up the Park, sense of security level, level of environmental comfort, and completeness of supporting facilities as well as the functions of the City Park Green Space assets as a recreation, sport and socialization. The method used in this study using descriptive methods. Data collection techniques using field observation, personal interviews with park managers Tegallega and filling the questionnaire by visitors Tegallega Park, while the techniques of data analysis performed using the statistical analysis. Based on the survey results, its can be concluded that the better quality of Green Space described by the accessibility, safety and comfort of the environment, as well as the completeness of the supporting facilities, the Green Space function also will be higher, thus visitors of Tegallega Park will be satisfied. Keywords: Quality of Green Space, functionality Asset, Asset Development.
Sumber