Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Optimasi Jalan Padasuka-Jalan Ciburuy melalui Perancangan Penerangan Jalan umum (PJU) di Kabupaten Bandung Barat
Jaka Sastrawan (2017) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Proyek ini bertujuan untuk menentukan jenis lampu, daya (watt) lampu, tiang lampu, jarak lampu, posisi lampu, dan menghitung biaya pengadaan serta biaya pemeliharaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Padasuka-Jalan Ciburuy. Kondisi lampu PJU yang ada sekarang mayoritas tidak menyala, umur lampu sudah habis (maksimal 4,5 tahun menurut SNI 7391:2008), dan lampu tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku (masih menggunakan tiang PLN) Teori yang digunakan dalam proyek ini yaitu aset, manajemen aset, optimasi aset dan manajemen proyek. Sedangkan prosedur yang dilakukan antara lain dengan melakukan pengamatan lapangan yaitu mengukut jarak lampu existing, mengukur tinggi lampu existing, dan membandingkan dengan lampu yang sudah sesuai dengan standar (analisis komparatif). Untuk menentukan jenis lampu ,daya (watt) lampu, tiang lampu dan jarak lampu penerangan jalan umum (PJU) proses yang dilakukan pertama kali adalah mengukur panjang jalan, lebar jalan, dan batas kuat pencahayaan. Setelah panjang jalan, lebar jalan dan batasan kuat pencahayaan didapat, maka dilakukan penentuan lampu PJU berdasarkan SNI 7391:2008. Posisi lampu selain mengacu pada SNI 7391:2008, tiang lampu harus terhindar dari kabel-kabel bertegangan tinggi. Biaya pengadaan dihitung dengan cara membandingkan harga dari pemerintah dengan harga pasar tahun 2013, dan biaya pemeliharaan dihitung dengan dua cara yaitu biaya pemeliharaan berdasarkan anggaran dari pemerintah dan teori mengenai biaya yang mesti disediakan untuk menanggulangi resiko kerusakan. Hasil proyek didapatkan lampu penerangan jalan yang tepat dan sesuai untuk Jalan Padasuka-Jalan Ciburuy yaitu lampu dengan tipe SON, berdaya watt 250, tipe tiang lengan tunggal, jarak 53 meter antar lampu penerangan jalan, posisi penempatan di sebelah kiri atau berlawanan tiang PLN, dan biaya pengadaan berdasarkan harga dari pemerintah sebesar Rp 2.830.000.000,- sedangkan berdasarkan harga pasar tahun 2013 sebesar Rp 2.476.250.000,- dan biaya pemeliharaan berdasarkan pemerintah sebesar Rp 424.500.000,- sedangkan biaya pemeliharaan berdasarkan teori untuk menanggulangi resiko kerusakan sebesar Rp 707.500.000,-. Kata kunci: Aset Infrastruktur, Optimasi Aset, Manajemen Proyek.
Ringkasan Alternatif
This project aims to determine the type, power (watt), pole, distance, position , calculate the cost of procurement and calculate the cost of maintenance at Road Padasuka-Road Ciburuy. Conditions street lighting current majority does not light, lamp life is up (maximum 4.5 years according to ISO 7391:2008), and street lighting does not comply with applicable regulations (still using the pole PLN). The theory used in this project is an asset, asset management, asset optimization and project management. While the procedure is performed, among others, by conducting field observations that calculated distance the existing street lighting, measure the height of the existing lamps, and compare with the street lighting are in accordance with the standard (comparative study). To determine the type, power (watts), position and the distance, process do first is to measure the length, width of the road, and powerful lighting limits. After a long road, road width and powerful lighting limits obtained, then made the determination based on ISO 7391:2008. Street lighting position than referring to ISO 7391:2008, Street lighting posts should be protected from high-voltage cables. Procurement cost is calculated by comparing prices from the government at market prices in 2013, and the maintenance costs are calculated in two ways: the cost of maintenance budget based on the cost of government and theories that must be provided to cope with the risk of damage. Project results obtained proper street lighting and suitable for Road Padasuka-Road Ciburuy is the lights with the type of SON, 250 watt power, single arm pole type, distance 53 meters between street lighting, position placement on the left or the opposite pole PLN, and procurement cost based on the price of Rp 2.830.000.000 from the government, - while the market value in 2013 amounted to Rp 2.476,250,000, - and the cost of maintenance by the government of Rp 424.500.000, - while the cost of maintenance is based on the theory for damage or risk of Rp 707 500 .000, -. Keywords: Asset Infrastructure, Asset Optimization, Project Management.
Sumber