Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Optimasi Penggunaan Dan Pemanfaatan Gedung Aero Area Perkantoran PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Resa Cahya Mustika (2018) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
PT Dirgantara Indonesia merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dibidang industri pesawat terbang. Dalam perusahaan Gedung Aero merupakan aset yang sangat penting bagi kelangsungan perusahaan karena didalam gedung tersebut kinerja operasi dan pembuatan produksi dilakukan. Berdasarkan penelitian sebelumnya kondisi eksisting fasilitas gedung, ditinjau dari komponen bangunan gedung meliputi fasilitas yang terdapat didalamnya terdiri dari, mekanikal dan elektrikal, kondisi bangunan (kelengkapan sarana dan prasarana), yang berpengaruh terhadap persyaratan teknis bangunan gedung yang sudah tidak berfungsi, dan masih terdapat ruang kosong pada lantai 5 gedung yang berpotensi untuk dimanfaatkan sehingga perlu dilakukan analisis optimasi mengenai pengunaan dan pemanfaatan Gedung Aero. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui sisa kapasitas penggunaan Gedung Aero sehingga terdapat usulan yang tepat dengan adanya potensi Gedung untuk dimanfaatkan. Penelitian ini menggunakan teori operasi aset meliputi penggunaan dan pemanfaatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa fasilitas gedung aero yang diukur dari penelitian sebelumnya berdasarkan laporan penelitian studi kasus berdasaran kinerja fisik dan fungsional aset belum memenuhi persyaratan teknis bangunan gedung sehingga Gedung perlu perbaikan, setelah itu diketahui bahwa gedung Aero masih terdapat sisa kapasitas penggunaan dan memungkinkan apabila Gedung dimanfaatkan, upaya ini dilakukan agar Gedung tersebut menambah masukan penerimaan kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak dan meminimalkan biaya pemeliharaan apabila Gedung dimanfaatkan dengan cara sewa.
Ringkasan Alternatif
PT Dirgantara Indonesia is one of the state-owned companies engaged in the aircraft industry. In Aero Building company is an asset that is very important for the continuity of the company because within the building the performance of operations and manufacture of production is done. Based on previous research, the condition of existing building facilities, viewed from the components of the building includes facilities contained therein consisting of, mechanical and electrical, the condition of the building (completeness of facilities and infrastructure), which affect the technical requirements of buildings that are not working, and there is room Vacant on the 5th floor of the building that has the potential to be utilized so that optimization analysis is needed on the use and utilization of Aero Building. The purpose of this study is to determine the remaining capacity of Aero Building so that there is a proper proposal with the potential of Building to be utilized. This research uses the theory of asset operations including use and utilization. This research uses qualitative and quantitative approach with descriptive method. The data collection techniques used in this study is by interview, observation and documentation study. The results of this study indicate that the aero building facilities measured from previous research based on research reports of case studies based on physical performance and functional assets have not met the technical requirements of the buildings so that the building needs improvement, after it is known that the Aero edung still have residual capacity and possible use The building is utilized, this effort is done so that the building adds the input of state treasury as Non-Tax State Revenue and minimize maintenance cost if the building is utilized by rent.