Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Optimisasi Lahan eks Bioskop Cikuray PT Jasa dan Kepariwisataan Jawa Barat
Rai Restu Dewi (2018) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
PT Jaswita Jabar mengelola aset eks bioskop Cikuray. Dari hasil penelitian pendahuluan, diketahui bahwa bangunan eks bioskop Cikuray berkinerja rendah. Hasil dari penelitian tersebut adanya potensi pendapatan yang hilang pada metrik ekonomi. Pada metrik fisik persentase ketidaksesuaian kondisi bangunan dengan UU No 28 tahun 2002 sebesar 78,13% dari 31 indikator dan umur manfaatnya sudah habis. Kondisi bangunan tidak memenuhi persyaratan tata bangunan dan lingkungan menyebabkan fungsional bangunan terganggu, bahkan penggunaannya untuk bangunan komersil, berdampak negatif pada lingkungan dan berbahaya bagi pengguna. Walaupun begitu, lahan berada pada lokasi yang strategis serta berpotensi untuk dikembangkan. Agar menjadi salah satu pendapatan yang optimal, upaya optimisasi ini diperlukan pembongkaran bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan lahan eks bioskop Cikuray dengan memperoleh alternatif penggunaan yang paling mungkin dan paling menguntungkan pada aspek investasi. Landasan teori yang digunakan yaitu analisis pasar dan highest and best use analysis menurut Appraisal Institue (2013). Metode penelitian yang digunakan yakni metode deskriptif, dengan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) properti perdagangan dan jasa yang berinteraksi positif antara permintaan dengan penawaran yaitu pusat perbelanjaan, bioskop dan gedung parkir; 2) alternatif penggunanan tersebut di uji secara legal, fisik, finansial, sehingga diperoleh penggunaan lahan yang memiliki produktivitas maksimum yaitu gedung bioskop. Hasil analisis finansial gedung bioskop ini memiliki NPV sebesar Rp.13.399.920.644, jangka waktu pengembalian 6 tahun, 9 bulan, 4 hari, profitability index 2,41, dan IRR sebesar 15,83%. Teknik penyisaan tanah pada bioskop, menghasilkan nilai lahan Rp.2.098.000 per meter persegi pada tahun 2018. Kata Kunci: Lahan, Optimisasi Aset, Analisis Pasar, Highest and Best Use.
Ringkasan Alternatif
PT Jaswita Jabar manages ex bioskop Cikuray asset. From the results of preliminary research, that ex bioskop Cikuray building is on low performing. The result of the research is there is potential loss of profit in economic metrics. In physical metrics, the condition of non-conformity with UU No 28 Tahun 2002 is 78.13% out of 31 indicators and its useful life is over. The Building conditions are also unable to meet the requirements of needs of the building, also the used of the building give negative impact to the environment and the user. However, the land is in a strategic location and also separate to be developed. In order to be one of the optimal resources, the required optimization is the demolition of the building. This study aims to optimize the Cikuray land by using the most probable and most profitable alternative to the investment aspect. Theoretical basis which is the market analysis and highest and best use analysis by Appraisal Institue (2013). The research method used is descriptive method, by using qualitative and quantitative approach. Data collection techniques used are observations, interviews, questionnaires, and documentation studies. The results show 1) it has positive interaction in trade and service properties between demand with supply, they shopping center, cinema and parking building; 2) alternative uses being tested legally, physically, financially, and utilization. The result that has maximum productivity is cinema. The results of the financial analysis of this building has NPV of Rp.13.399.920.644, a turnover period 6 years, 9 month, 4 days, profitability index 2.41, and IRR of 15.83%. Land residual technique of cinema, resulting in the value of land in the amount of Rp.2.098.000 per square meter in 2018. Keywords: Land, Asset Optimization, Market Analysis, Highest and Best Use.