Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Optimisasi Pemanfaatan Lahan dan Bangunan Eks Kantor Dinas Pendapatan Pemprov Jabar Menggunakan Highest and Best Use Analysis
Ellys Handayani (2018) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Lahan dan bangunan eks kantor Dispenda Jabar milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini berada dalam kondisi menganggur. Luas lahan 4.040 m2 dan luas bangunan 953 m2 yang terdiri dari 2 (dua) lantai. Lokasi aset tersebut berada di Jl. Ir. H. Djuanda No.37 Kota Bandung. Kondisi fisik bangunan mengalami rusak berat sehingga tidak dapat difungsikan. Bangunan eks kantor Dispenda Jabar merupakan bangunan cagar budaya Golongan A. Menurut Perda Kota Bandung No. 19 tahun 2009 tentang Pengelolaan Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya, bangunan cagar budaya yang mengalami kerusakan baik ringan maupun berat, pemilik dan/atau pengelola bangunan berkewajiban untuk memulihkan keadaan bangunannya agar bangunan dapat dimanfaatkan kembali. Maka dari itu aset tersebut perlu dilakukan Optimisasi Pamanfaatan Lahan Dan Bangunan Eks Dinas Pendapatan Pemprov Jabar sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk alternatif pemanfaatan lahan dan bangunan eks Dispenda Jabar yang paling optimal. Teori yang digunakan yakni Highest and Best Use Analysis untuk mengkaji alternatif pemanfaatan lahan dan bangunan eks Dispenda melalui analisis pasar, secara legal, fisik, finansial, dan produktivitas maksimum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, serta menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jenis data yang diperoleh yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi ilmiah, wawancara, studi dokumentasi, kuesioner, dan studi data pembanding. Berdasarkan pemilihan alternatif pemanfaatan, terpilih 3 (tiga) bisnis yaitu galeri seni, kafe, dan co-working space. Hasil analisis optimisasi pemanfaatan antara ke 3 (tiga) alternatif terpilih menggunakan Highest and Best Use Analysis, kafe merupakan penggunaan properti tertinggi dan terbaik. Hal tersebut karena kafe memiliki peluang pasar, secara legal diizinkan, secara fisik memungkinkan, secara finansial layak, dan kafe memiliki produktivitas maksimum. Kata Kunci: Optimisasi, Pemanfaatan, Highest and Best Use Analysis, Analisis Pasar, Legal, Fisik, Finansial, Produktivitas Maksimum.
Ringkasan Alternatif
Ex-office land and building of Dispenda Jabar owned by Pemprov Jabar is currently idle. The land area is 4,040 m2 and building area is 953 m2 consist of 2 (two) floors. The asset is located at Jl. Ir. H. Djuanda No. 37 Bandung city. The physical condition of the building has been totaly damaged, so it can't be use. Ex-office building of Dispenda Jabar is a cultural heritage building. According to Peraturan Daerah Kota Bandung No. 19 tahun 2009 about the management of the area and buildings of cultural heritage, a heritage building suffered damage either mild or severe, the owner and/or the building manager is obliged to restore the state of the building, so that the building can be used again. The assets need to be optimized to increase the revenue of Pemerintah Provinsi Jawa Barat. The purpose of this research is to know the highest and best use of the assets. The theory used is Highest and Best Use Analysis to review the land and building alternative use through market analysis, legally, physically, financially, and maximum productivity. The research method used in this research is descriptive method, and the qualitative and quantitative approaches. The type of data used are primary and secondary data. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation studies, questionnaire, and benchmark. Based on the selection of alternative utilization, elected three (3) business i.e., art gallery, cafe, and co-working space. The results of the optimization between 3 (three) alternatives utilization using Highest and Best Use analysis was selected, cafe is the highest and best use of the property. It supported by cafe has a market opportunity, legally is permissible, physically is possible, financially is feasible, and cafe has a maximum productivity. Keywords: Optimization, Utilization, Highest and Best Use Analysis, Market Analysis, Legal, Physical, Financial, Maximum Productivity.