Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembangunan e-learning di SMA Nasional Bandung
Deby Wahyuningtyas NIM. (2014) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Sekolah Menengah Atas (SMA) Nasional merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan sebuah teknologi informasi.Sistem pembelajaran pada SMA Nasional masih bersifat konvensional dimana proses kegiatan belajar mengajar hanya dapat dilakukan jika terjadi pertemuan antara siswa dan guru didalam kelas. Tidak adanya penyediaan referensi tambahan membuat siswa kesulitan mencari referensi yang sesuai dengan silabus. Terkadang, guru pun sering tidak menyediakan waktu tanya jawab atau berdiskusi setelah menjelaskan suatu materi karena waktu pembelajaran yang terbatas. Pemantauan perkembangan belajar siswa yang dilakukan orang tua pun dirasa masih kurang efektif karena orang tua hanya mengetahui nilai akhir siswa melalui rapor di tiap akhir semester. Berdasarkan uraian masalah yang telah dijelaskan diatas maka dibutuhkan sebuah aplikasi untuk mendukung proses belajar mengajar yang disebut dengan E-learning. Metode analisis perangkat lunak yang digunakan adalah pemodelan analisis terstruktur. Alat pemodelan yang digunakan adalah flowmap, Entity Relationship Diagram (ERD), dan Data Flow Diagram (DFD), sedangkan metode yang digunakan pada aplikasi E-learning ini adalah metode Asynchronous. Setelah melalui tahap penelitian dan dilakukannya pengujian alpha dan beta, dapat disimpulkan bahwa aplikasi E-learning ini memudahkan proses pembelajaran, menyediakan referensi yang sesuai dengan silabus, menyediakan media diskusi antara guru dan siswa serta membantu orangtua dalam memonitoring perkembangan nilai siswa.
Ringkasan Alternatif
Senior High School (SMA) is one of the national schools that have implemented an information technology. Learning system in the National High School which is still conventional learning process can only be done if there is a meeting between the student and the teacher in the classroom. The absence of the provision of additional resources to make students having trouble finding the appropriate references to the syllabus. Sometimes, teachers often do not provide the time or the question and answer discussion after explaining a learning material for a limited time. Monitoring of student progress conducted any parent is still not effective because parents only know through the student's final report card grades at the end of each semester.Based on the description of the problem that has been described above, it takes an application to support the teaching and learning process called E-learning. Software analysis method used is a structured analysis modeling. Modeling tool used is flowmap, Entity Relationship Diagram (ERD) and Data Flow Diagrams (DFD), whereas the method used in the application of E-learning is the method of Asynchronous.After going through a phase of doing research and alpha and beta testing, it can be concluded that the application of E-learning facilitates the learning process, providing the appropriate references to the syllabus, providing media discussions between teachers and students as well as assist parents in monitoring the progress of the students.
Sumber
Judul Serupa
  • Pembangunan e-learning di SMA Negeri 19 Bandung
  • Pembangunan e-learning di SMK Nasional Bandung