Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembangunan framework untuk domain aplikasi kuliner
Daeng Rosanda NIM. (2013) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Perangkat lunak kuliner dipicu oleh keanekaragaman kuliner yang tersebar di Indonesia. Pembangunan perangkat lunak kuliner tidak terlepas dari pengembangnya. Menurut riset IDC, pengembang perangkat lunak di Indonesia lebih banyak daripada Malaysia dan Singapura. Hal ini menunjukan bahwa kuantitas tidak menentukan produktifitas.Framework dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas perangkat lunak, karena framework telah menyediakan fungsional umum yang ada pada suatu domain kasus aplikasi. Domain kasus aplikasi kuliner dipilih 24 dari 30 programmer dari berbagai latar belakang. Hal ini didasari oleh belum adanya framework dalam bidang tersebut. Selanjutnya, fungsional yang umum pada framework didapatkan melalui hasil analisis proses bisnis yang ada pada setiap aplikasi yang telah berjalan. Implementasi fungsional yang pada framework juga dianalisis melalui analisis perancangan pola. Hasil implementasi tersebut diuji dengan menggunakan metode pengujian berorientasi objek dan pengujian implementasi perangkat lunak dari framework.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa framework menyediakan fungsionalitas umum yang mungkin ada pada sebuah perangkat lunak kuliner. Sehingga gambaran umum tentang kebutuhan dasar yang ada pada perangkat lunak kuliner dapat terpaparkan. Dengan adanya pendekatan perancangan pola, fungsional yang ada pada framework dapat dikembangkan dengan mudah.
Ringkasan Alternatif
Culinary software triggered by diversity of culiner throughout Indonesia. Culinary software development can not be separated from its developers. According to IDC research, software developers in Indonesia, more than Malaysia and Singapore. This shows that the quantity does not determine productivity.Framework is built with the aim to improve software productivity, because the framework has provided a common functional for a domain case application. Domain culinary applications selected by 24 of 30 programmers from different backgrounds. This is caused by framework that covered clunary application not available yet. Furthermore, the general functional framework obtained through the analysis of existing business processes in each application has been running. Functional implementation of the framework is also analyzed through the analysis of design patterns. Framework testing by implementing software based on framework and object-oriented testing.From the results of this study concluded that the framework provides common functionality that may be present on a culinary software. So that an overview of the basic needs that exist in the culinary software can be exposed. With the approach of design pattern, that of the functional framework can be developed easily.