Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembangunan Perangkat Lunak Steganografi Menggunakan Teknik Dynamic Cell Spreading (DCS) Dan Digital Signature Algorithm (DSA) Untuk Keamanan Data
Rezki Nugraha NIM. (2013) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Steganography dan Digital Signature merupakan bagian dari Cryptography. Steganography adalah suatu seni atau ilmu menyembunyikan pesan, sehingga keberadaan pesan tidak dapat disadari. Sementara itu Digital Signature adalah mekanisme otentikasi yang memungkinkan pembuat pesan menambah kode yang bertindak sebagai tanda tangannya. Dari beberapa penelitian yang ada, belum ditemukan penelitian yang menggabungkan steganography dan digital signature. Penggabungan tersebut diyakini dapat menjaga keamanan informasi rahasia yang lebih baik. Dengan menggabungkan kedua teknik tersebut diharapkan dapat menutupi kekurangan-kekurangan yang ada di kedua teknik tersebut. Hal tersebut perlu dibuktikan dengan adanya penelitian ini. Teknik Steganografi yang digunakan adalah teknik Dynamic Cell Spreading, dimana teknik tersebut merupakan pengembangan dari metode LSB. Teknik Dynamic Cell Spreading menggunakan memory buffer sebagai media penampungan sementara pada saat proses penyisipan dan ekstraksi pesan. Untuk menjaga integritas dan otentikasi pesan rahasia digunakan teknik digital signature dengan menggunakan Digital Signature Algorithm yang sudah distandarisasi. DSA dibuat khusus untuk otentikasi dan masalah penyangkalan. Berdasarkan hasil pengujian, penggabungan kedua teknik tersebut memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Kelebihan yang didapat adalah selain informasi rahasia tersebut disembunyikan, informasi rahasia dapat langsung diotentikasi keasliannya, sehingga terhindar dari informasi yang salah. Kelemahannya adalah membutuhkan media penampung yang cukup besar, karena banyak informasi yang harus disisipkan.
Ringkasan Alternatif
Steganography and Digital Signature is part of Cryptography. Steganograph is art or science to hiding message, so the existence of message can not be reliezed. Meanwhile the Digital Signature is an authentication mechanism that allows message maker to add a message code that acts as a signature. From the few research that exist, have not found research that combine steganography and digital signature. Merger of the two techniques are believed to maintain the security of confidential information is better. By combining these two techniques is expected to cover the deficiencies that exist in both techniques. This needs to be proved by this research. The technique of steganography that used is Dynamic Cell Spreading, where this technique is development from LSB methods. Dynamic Cell Spreading technique using buffer memory for temporary storage during the process of embedding and extraction of the message. To maintain the integrity and authentication of confidential messages use digital signatures using the Digital Signature Algorithm has been standardized. DSA made specifically for authentication and denial issues. Based on the test results, the combined both technique has several advantages and disadvantages. By adding the benefits are in addition to the hidden secret information, confidential information can be directly authenticated authenticity, so avoid misinformation. The disadvantage is the need for a large enough container media, because a lot of information to be embedded.
Sumber