Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembangunan sistem informasi aset broadcast di PT.Rajawali Citra Televisi Indonesia
Markus Harbili Sirait NIM. (2013) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Rajawali Citra Televisi Indonesia merupakan salah satu perusahaan televisi swasta yang terdapat di Indonesia. Dalam melakukan suatu program broadcast televisi dipastikan memerlukan aset broadcast. Pihak yang memiliki keterkaitan dengan aset broadcast adalah departemen produksi, technical director dan logistik. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada perusahaan tersebut, ditemukan adanya pengolahan data aset broadcastyang masih bersifat konvensional. Melihat jadwal kegiatan broadcast televisi yang begitu padat serta permintaan penggunaan aset broadcast yang semakin meningkat membuat ketersedian aset broadcast di perusahaan tersebut kurang terpantau. hal tersebut dapat berpengaruh terhadap ketersedian aset broadcast. Apabila aset broadcast yang dibutuhkan tidak tersedia maka adanya kebijakan untuk melakukan penyewaan (rental). Berdasarkan hal tersebut, maka dibutuhkan sebuah sistem Informasi yang dapat membantu dalam memantau seluruh penggunaan, penentuan dan ketersedian aset broadcast serta mampu melakukan penentuan keputusan pembelian aset broadcast baru terhadap aset broadcast yang tingkah penyewaannya tinggi. Proses penentuan keputusan tersebut menggunakan metode Fuzzy Multiple Attribute Decission Making (FMADM) dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternative terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif dapatditentukan berdasarkan beberapa kriteria yang terdapat pada aset broadcast. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal (alternative paling tinggi). Berdasarkan hasil pengujian, maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi aset broadcast ini telah memberikan kemudahan bagi pihak departemen logistik dalam mengawasi serta memantau ketersediaan dan jumlah aset broadcast sehingga permintaan dapat terpenuhi, membantu pihak departemen TD dalam mengelola permintaan penggunaan aset broadcast yang tepat berdasarkan permintaan yang diajukan oleh pihak departemen produksi dan membantu pihak departemen produksi agar dapat melakukan keputusan penentuan pembelian aset broadcast baru pada periode berikutnya.
Ringkasan Alternatif
Rajawali Citra Televisi Indonesia is one of the private television company located in Indonesia. In doing a broadcast television program certainly requires broadcast assets. Parties who have a relationship with broadcast assets is the production department, technical director and logistics. Based on the research that has been conducted on the company, found the data processing assets broadcastyang still conventional. See the television broadcast schedule is so crowded and demand the use of broadcast assets increasing availability of assets to make the company less broadcast monitored. it can affect the availability of broadcast assets. If the broadcast assets needed are not available then the policy of leasing (rental). Based on this, we need a system of information that can assist in monitoring all uses, determination and broadcast as well as the availability of assets capable of determining the purchasing decisions of new broadcast assets to assets that broadcast high tenanted behavior. The decision making process using the Fuzzy Multiple Attribute Decission Making (FMADM) Simple Additive Weighting method (SAW). This method was chosen because it is able to select the best alternative from a number of alternatives, in which case alternative dapatditentukan based on several criteria contained in the broadcast assets. Research carried out by finding the weights for each attribute, then carried ranking process that will determine the optimal alternative (alternative highest). Based on the test results, it can be concluded that the broadcast system information assets has made it easier for the logistics department in overseeing and monitoring the availability and amount of broadcast assets so that demand can be met, assist the TD department in managing demand broadcast proper use of assets based on a request made by the production department and assist the production department in order to make a purchase decision determining new broadcast assets in the next period.
Sumber