Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembangunan Sistem Kunci Elektronik Berbasis RFID (Radio Frequency Identification)
Hadi Purnama (2010) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Pengamanan dalam sebuah pintu dalam suatu area terbatas (restricted area) semacam laboratorium, rumah, ataupun ruang vital lainnya sangat diperlukan. Seperti pemberian akses terbatas hanya kepada orang-orang tertentu di area tersebut. Selama ini pengamanan di pintu hanya berupa kunci pintu yang diberikan kepada pemegang akses, yang tentunya jenis kunci yang digunakan tersebut tidak mempunyai sistem keamanan yang handal. Resiko yang terjadi apabila pemegang akses lupa untuk mengunci pintu, maka pintu tersebut tidak dapat terkunci secara otomatis, sehingga tidak terdapat pengamanan di pintu tersebut. Untuk meminimalisir resiko tersebut, maka pembangunan sistem kunci elektronik yang berbasis mikrokontroler Basic Stamp BS2P40 dengan menggunakan 2 sistem keamanan yaitu RFID (Radio Frequency Identification) sebagai keamanan utama dan PIN (Personal Identification Number) yang digunakan sebagai hak akses user, merupakan solusi terbaik dalam mengamankan akses sebuah pintu. Sistem kunci elektronik yang dibangun ini, memiliki beberapa sarana yaitu sistem dapat terkontrol oleh komputer, memiliki batasan waktu penggunaan, dapat melalukan penambahan user, dan sistem yang dibangun ini memiliki sistem akses daya listrik cadangan, apabila listrik dalam keadaan mati. Dengan adanya pembangunan sistem kunci elektronik dengan menggunakan sistem keamanan RFID dan PIN ini, diharapkan dapat memberikan keamanan yang handal bagi keperluan user didalam pemenuhan kebutuhannya.
Ringkasan Alternatif
Pengamanan dalam sebuah pintu dalam suatu area terbatas (restricted area) semacam laboratorium, rumah, ataupun ruang vital lainnya sangat diperlukan. Seperti pemberian akses terbatas hanya kepada orang-orang tertentu di area tersebut. Selama ini pengamanan di pintu hanya berupa kunci pintu yang diberikan kepada pemegang akses, yang tentunya jenis kunci yang digunakan tersebut tidak mempunyai sistem keamanan yang handal. Resiko yang terjadi apabila pemegang akses lupa untuk mengunci pintu, maka pintu tersebut tidak dapat terkunci secara otomatis, sehingga tidak terdapat pengamanan di pintu tersebut. Untuk meminimalisir resiko tersebut, maka pembangunan sistem kunci elektronik yang berbasis mikrokontroler Basic Stamp BS2P40 dengan menggunakan 2 sistem keamanan yaitu RFID (Radio Frequency Identification) sebagai keamanan utama dan PIN (Personal Identification Number) yang digunakan sebagai hak akses user, merupakan solusi terbaik dalam mengamankan akses sebuah pintu. Sistem kunci elektronik yang dibangun ini, memiliki beberapa sarana yaitu sistem dapat terkontrol oleh komputer, memiliki batasan waktu penggunaan, dapat melalukan penambahan user, dan sistem yang dibangun ini memiliki sistem akses daya listrik cadangan, apabila listrik dalam keadaan mati. Dengan adanya pembangunan sistem kunci elektronik dengan menggunakan sistem keamanan RFID dan PIN ini, diharapkan dapat memberikan keamanan yang handal bagi keperluan user didalam pemenuhan kebutuhannya.
Sumber