Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembangunan Supply Chain Management Di Cv. Kreasi Bunda Chaniago
Disca Amelia NIM. (2018) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
CV.Kreasi Bunda Chaniago Merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi handy craft yang terletak di Kabupaten Subang Jawa Barat yang berdiri pada Tahun 2010. CV.Kreasi Bunda Chaniago memproduksi berbagai jenis handy craft., Saat ini permintaan produk handy craft dari konsumen setiap bulannya diketahui tidak menentu sehingga mengakibatkan Bagian Produksi mengalami kesulitan dalam menentukan rencana jumlah produksi untuk keperluan produksi produk setiap bulannya.Permintaan produk tidak semua terpenuhi pemesanannya hal itu disebabkan karena jumlah stok produk digudang tidak mencukupi,oleh karena itu mengakibatkan durasi pengiriman yang dibutuhkan labih lama dengan waktu yang diestimasikan.Strategi Supply Chain yang digunakan adalah Push Supply Chain, karena perusahaan memproduksi produk handy craft terlebih dahulu untuk stok atau biasa disebut dengan strategi make-to-stock. Perhitungan prediksi ketersediaan bahan baku di gudang menggunakan metode Safety Stock, dan metode perencanaan jumlah produksi produk menggunakan dua metode yaitu Single Exponensial Smoothing dan metode Single Moving Average.Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapat membantu kepala bagian produksi dalam perencanaan jumlah produksi serta mempermudah bagian pengadaan dalam menentukan jumlah bahan baku yang dibutuhkan dan memudahkan kepala bagian gudang dalam merencakan penjadwalan dan pendistribusian produk kepada konsumen.
Ringkasan Alternatif
CV. Kreasi Bunda Chaniago Is one of the companies engaged in the production of Handy Craft located in Subang Regency West Java, which was established in 2010. CV. Kreasi Bunda Chaniago produces various types of Handy Craf., the Currentlydemand forproducts handy craft from consumers every month is known to be erratic, resulting in the Production Section having difficulty in determining the number of production plans for the production of products every month. Product orders were not fulfilled because the amount of stock in the warehouse was insufficient, therefore the delivery duration required was longer with the estimated time. The Supply Chain strategy used was Push Supply Chain, because The company producesproducts handy craft for stock or ordinary called thestrategy make-to-stock. Calculation of the prediction of availability of raw materials in the warehouse using the method of Safety Stock, and the method of planning the amount of product production using two methods, namely Single Exponential Smoothing andmethod Single Moving Average. Based on the test results can be concluded that this system can help the head of production in planning the production amount the procurement section in determining the amount of raw material needed and facilitates the head of the warehouse in planning the scheduling and distribution of products to consumers.
Sumber
Judul Serupa
  • Pembangunan Supply Chain Management Di CV. Marasabessy
  • Pembangunan Supply Chain Management Di CV. Samijaya
  • Pembangunan Supply Chain Management Di CV. Almos