Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembuatan Automatic Voltage Regulator pada Francis Turbine Test Lab di Laboratorium Teknik Konversi Energi
Opik Hermana (2017) | Tugas Akhir | -
Bagikan
Ringkasan
Perkembangan teknologi dalam perindustrian di Indonesia mengalami peningkatan yang pesat. Hal tersebut tentunya berimbas kepada kubutuhan akan energi yang begitu besar. Dalam industri energi, salah satu alat penunjang yang paling penting adalah generator. Dalam pengoperasian generator diperlukan adanya Automatic Voltage Regulator (AVR) untuk memantau dan mengontrol tegangan keluaran agar tetap konstan seriring berubahnya beban. AVR akan membuat tegangan keluaran generator konstan dengan cara mengatur arus eksitasi pada generator itu sendiri, sehingga tegangan yang dibangkitkan generator akan berubah sesuai dengan set point yang telah ditentukan pada AVR. Dalam pembuatan AVR, penulis menggunakan modul Arduino sebagai kontrolernya dan AVR ini diprogram dengan memasukan kontrol Proporsional ke Arduino dengan nilai Kp = 0.15. Daya output yang dihasilkan oleh AVR pada belitan medan sebesar 260 VA dengan tegangan maksimal 18.07 V dan arus 14.6 A, sehingga daya output generator maksimal yang dihasilkan jika menggunakan AVR ini sebesar 3 kW pada beban resistif dengan catatan putaran dijaga konstan. Sedangkan nilai regulasi tegangan jika putaran dijaga konstan yaitu ̱̉ 1% dan nilainya akan bertambah besar jika putaran tidak dijaga konstan akibat drop tegangan yang semakin tinggi. Waktu respon AVR tanpa beban yatu ̱̉ 2 detik, berbeda jika diberi beban lama waktu respon AVR bisa lebih lambat karena pengaturan putaran yang lambat. Kata Kunci: Generator, Sistem eksitasi, Automatic Voltage Regulator, Arduino.
Ringkasan Alternatif
The development of technology in the industry in Indonesia has increased rapidly. This is certainly the impact on the need for enormous energy. In the energy industry, one of the most important supporting tools is generators. In the operation of the generator required the existence of Automatic Voltage Regulator (AVR) to monitor and control the output voltage to remain constant as the load changes. AVR will create a constant generator output voltage by adjusting the excitation current on the generator itself, so that the generator generated voltage will change according to the set point specified in the AVR. In making AVR, I used Arduino module as its controller and AVR was programmed by input Proportional control to Arduino with Kp = 0.15. The output power generated by the AVR in the field winding is 260 VA with a maximum voltage of 18.07 V and a current of 14.6 A, so that the maximum generator output power generated when using AVR is 3 kW at resistive load with constant rotation records. While the value of voltage regulation if the rotation is kept constant is ̱̉ 1% and the value will increase if the rotation is not kept constant due to the higher voltage drop. AVR response time with no load ̱̉ 2 seconds. Different when loaded, AVR response time can be slower due to slow rotation settings. Keywords: Generator, Excitation System, Automatic Voltage Regulator, Arduino.