Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembuatan Dan Pengujian Battery Charger Berbasis Arduino Uno Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Didit Riantyo (2017) | Tugas Akhir | -
Bagikan
Ringkasan
Energi terbarukan yang berkembang pada saat ini adalah energi angin. Energi angin dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan misalnya pemompaan air untuk irigasi, pembangkit listrik, pengering hasil panen dan lain-lain. Pemanfaatan energi angin bisa dilakukan di mana-mana, seperti di dataran rendah maupun dataran tinggi, bahkan juga dapat di terapkan di laut. Dari beberapa potensi energi angin tersebut, maka didesain suatu pembangkit listrik tenaga bayu (angin) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk pemanfaatan kincir angin bagi pembangkitan tenaga listrik skala kecil diperlukan sebuah generator dan sebuah pengatur tegangan agar dapat konstan berupa battery charger yang didalam rangkaiannya terdapat rangkaian regulator dan menggunakan mikrokontroller arduino uno, oleh karena kecepatan angin yang berubah-ubah, sehingga tegangan keluaran generator juga berubah. Diperlukan sebuah baterai untuk menyimpan energi, karena sering terjadi angin tidak bertiup. Bila angin tidak bertiup, perlu dicegah generator bekerja sebagai motor. Oleh karena itu perlu pula sebuah pemutus tegangan otomatik bila baterai sudah penuh (terdapat pada rangkaian battery charger). Tegangan yang kelua dari generator DC dapat digunakan untuk mengisi baterai (tegangan keluaran generator masuk ke dalam rangkaian battery charger) yaitu tegangan harus lebih besar dari tegangan baterai. Cara kerja dari sistem pengisian baterai ini adalah kincir angin yang dikopel dengan generator DC akan berputar oleh hembusan angin yang datang sehingga generator berputar dan mengeluarkan tegangan. Sebelum tegangan keluaran dari generator DC masuk ke dalam baterai terlebih dulu diatur di dalam rangkaian battery charger untuk di atur tegangan dan arus yang akan di terima baterai. Kata Kunci: Pengatur Tegangan, Mikrokontroller, Battery, Pemutus Tegangan Otomatik, Battery Charger, Generator DC.
Ringkasan Alternatif
The renewable energy that is currently developing is wind energy. Wind energy can be utilized for various purposes such as water pumping for irrigation, power plant, crop dryer and others. Utilization of wind energy can be applied everywhere, such as in the lowlands and highlands, even in the sea. From those several wind energy potentials, therefore a power plant of wind is designed to meet the needs of society. For the utilization of windmills for small-scale power generation, a generator and a voltage regulator are required to keep it constant as battery charger which is a series of regulators in the inside and using arduino uno microcontroller, due to unstable wind speed, the generator output voltage also will be changed . It requires a battery to store the energy, because wind is often blowing. If the wind does not blow, it is necessary to prevent the generator from working as a motor. Therefore, it needs an automatic voltage breaker when the battery is full (found in the battery charger circuit). The coming out voltage of the DC generator can be used to charge the battery (the output voltage of the generator goes into the battery charger circuit) that is the voltage must be greater than the battery voltage. The workings of this battery charging system is a Windmill which is connected with a DC Generator that will be spined by the coming winds, so that the Generator spins and emits voltage. Before the output voltage from the DC Generator goes into the battery, first it will be set in the battery charger series to set the voltage and current that the battery will receive. Keywords: Voltage Regulator, Microcontroller, Battery, Automatic Voltage Breaker, Battery Charger, DC Generator.