Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembuatan Dan Pengujian Tangga Turun Untuk Mengubah Injakan Menjadi Daya Poros
Rangga Pangestu (2017) | Tugas Akhir | -
Bagikan
Ringkasan
Tangga yang digunakan sehari-hari oleh manusia untuk naik atau turun lantai dapat dibuat agar bisa menghasilkan daya poros. Tangga adalah sebuah konstruksi yang digunakan untuk menghubungkan dua lantai yang memiliki ketinggian yang berbeda dengan jarak tertentu. Tangga didesain dan dimodifikasi sehingga energi yang terbuang dari gaya berat orang yang menginjak tangga tersebut akan tersalurkan dan diubah menjadi energi gerak yang akan menghasilkan daya poros. Putaran yang dihasilkan dapat ditingkatkan dengan menggunakan roda pemberat agar momentum roda tersebut lebih besar sehingga daya poros yang dihasilkanpun lebih besar. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan berat badan, ketinggian anak tangga, dan selang waktu untuk mengetahui spesifikasi tangga. Dari pengujian variasi berat badan didapat bahwa berat badan berbanding lurus dengan putaran yang dihasilkan, sedangkan dari hasil pengujian didapat bahwa ketinggian anak tangga yang optimal adalah 9,5 cm. Pada pengujian selang waktu didapat bahwa jumlah injakan tidak berpengaruh besar pada putaran yang dihasilkan. Pada pengujian untuk mendapatkan nilai daya poros, dilakukan dengan beberapa variasi berat badan. Dari salah satu pengujian yaitu pada berat badan 56 kg, didapat nilai momen inersia pada roda pemberatnya adalah 0.104 kg.mÃâò. Sedangkan untuk nilai torsinya yaitu 93,3 Nm dan daya poros sebesar 32,52 watt. Kata kunci: tangga, berat badan, roda pemberat, torsi, daya poros.
Ringkasan Alternatif
Stairs that are used daily by humans to ride or descend floors can be made in order to produce shaft power. The ladder is a construction used to connect two floors that have different heights with a certain distance. The ladder is designed and modified so that the energy wasted from the gravity of the person stepping on the ladder will be channeled and converted into motion energy which will produce shaft power. The resulting of rotation can be increased by using the ballast wheel so that the wheel\'s momentum is larger so that the axis power generated is greater. Testing is done by varying the weight, height of stairs, and time interval to know the specification of stairs. From the weight variation test obtained that weight is directly proportional to the resulting round, whereas from the test results obtained that the optimal height of the ladder is 9.5cm. At the time lapse test it is found that the number of strokes did not have a big effect on the resulting spin. In the test to obtain the shaft power value, done with some weight variations. From one of the test that is at weight 56kg, got value moment of inertia at its ballast is 0,104 kg.mÃâò. As for the torque value of 93,3 Nm and shaft power of 32,52 watts. Keywords: stairs, weight, ballast wheel, torque, shaft power.