Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pembuatan Komposit Isolator Panas dari Limbah Polipropilena dengan Filler Jerami dan Abu Terbang Batu Bara
Hilda Delilah (2019) | Tugas Akhir | -
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini bertujuan untuk membuat komposit isolator panas yang berfungsi meminimalisir kehilangan panas, sehingga dapat meningkatkan efisiensi energi. Komposit isolator panas memiliki karakteristik tertentu yang didapat dari penggabungan dua atau lebih material. Salah satu material yang mampu menghambat aliran energi panas yaitu polipropilena, karena memiliki resistansi termal yang tinggi. Limbah polipropilena dapat dimanfaatkan sebagai matriks isolator panas yang baik, sedangkan jerami dan abu terbang batu bara sebagai bahan pengisi komposit yang dapat memperbaiki nilai resistansi termal dan sifat mekanik. Coupling agent digunakan untuk memperbaiki ikatan antara matriks dengan bahan pengisi yang diharapkan mampu meningkatkan gaya adhesi pada permukaan. Proses pencetakanan komposit dilakukan dengan compression moulding dengan variasi komposisi massa. Dari hasil penelitian ini didapat bahwa komposisi komposit terbaik adalah pada komposisi PP70:J20:CFA10 dengan konduktivitas panas 0,109 W/m.K dan kuat tarik 20,71 MPa. Pengaruh penambahan coupling agent silana maupun maleat anhidrida (MA) tidak mampu menurunkan nilai konduktivitas, namun dapat meningkatkan nilai kuat tarik.
Ringkasan Alternatif
The purpose of this study is to make isolator heat composite that serves to minimize heat loss, so as to improve energy efficiency. Isolator heat composite has certain characteristic derived from the merger of two or more materials. One of material that can inhibit the flow of heat energy is polypropylene, because it has a high thermal resistance. Polypropylene waste can be used as a good heat isolator matrix, while straw and fly ash as composite fillers can help to improve the value of thermal resistance and the mechanical properties. However, to repair the bond between the matrix and the filler, coupling agent that is expected to increase surface adhesion is used. The composite manufacturing process use compression moulding method with mass composition variation. From the results of this study, found that the best composite composition is tcomposition of PP70: J20: CFA10 with conductivity number 0,109 W/m.K and the value of tensile 20,71 MPa. Impact of addition coupling agent silane and maeic anhydride can not decrease conductivity number , but can increase the value of tensile strength.