Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Penentuan Kadar Glukosa Pada Urin Menggunakan Cara Spektrofotometri
Zsa Zsa Novianti (2019) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Pada tahun 2015, Indonesia berada di peringkat 7 untuk jumlah penderita diabetes militus terbanyak. Hal ini disebabkan karena jumlah orang yang mengalami obsesitas meningkat serta kurangnya kesadaran seseorang dalam mengukur kadar glukosa darahnya secara rutin. Dan juga, alat pengukur glukosa saat ini masih menggunakan metode invasive atau disakiti, menyebabkan seseorang yang memiliki rasa takut dengan jarum suntik atau darah enggan untuk melakukan pengukuran. Maka pada proyek akhir ini akan dibuat alat penentu kadar glukosa dengan menggunakan sampel berupa urin. Sistem ini dapat mengukur kadar glukosa dalam tubuh melalui urin, dengan memberikan sumber cahaya berwarna biru yang berasal dari LED. Data yang ditampilkan melalui LCD berukuran 16x2 adalah absorbansi dan kadar glukosa. Sebelum dilakukan pengujian dengan sampel urin, terlebih dahulu sistem mengukur absorbansi pada larutan standar glukosa dengan variasi konsentrasi sebesar 5ppm, 10ppm, 15ppm, 20ppm, 25ppm, hal ini bertujuan untuk mendapatkan grafik linearisasi dari larutan glukosa yang dibuat, sehingga dapat dijadikan acuan untuk menentukan konsentrasi urin. Grafik larutan standar memiliki regresi sebesar 0,771. Kata kunci: glukosa, spektrofotometer, urin, diabetes.
Ringkasan Alternatif
In 2015, Indonesia was ranked 7th for the highest number of people with diabetes mellitus. This is because the number of people who experience obsession increases and the lack of awareness of someone in measuring their blood glucose levels regularly. Also, a glucose measuring device is currently using an invasive method or hurt, causing someone who has a fear of needles or blood to be reluctant to take measurements. So in this final project will be made a tool to determine glucose levels using a urine sample. This system can measure glucose levels in the body through urine, by providing a blue light source that comes from LEDs. Data displayed through a 16x2 LCD is absorbance and glucose level. Before testing with urine samples, the system first measured absorbance in standard glucose solutions with a concentration variation of 5ppm, 10ppm, 15ppm, 20ppm, 25ppm, this was to obtain a linearisation graph of the glucose solution made, so that it could be used as a reference for determining concentration urine. Graph of standard solution has a regression of 0.771. Keywords: glucose, spectrophotometer, urine, diabetes.