Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Dengan Menggunakan Metode Siklus PDCA (PDCA CYCLE ) Study Kasus Di PT. Krakatau Steel Persero Divisi HSM (Hot Strip Mill)
Nurbianto NIM. (2010) | Skripsi | Teknik Industri , Teknik Industri
Bagikan
Ringkasan
Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu objek penting yang perlu diperhatikan dalam sistem manajemen perusahaan, karena menyangkut kegiatan atau aktivitas-aktivitas yang melindungi dan memelihara sumber daya atau input yang dimiliki perusahaan seperti peralatan, fasilitas dan sumber daya manusia dari kecelakaan yang dapat membahayakan serta merugikan perusahaan.
Penelitian dilakukan di PT. Krakatau Steel. Persero di Divisi HSM (Hot Strip Mill) di bagian produksi yang merupakan suatu Divisi yang rawan terjadinya keelakaan kerja. Dengan banyaknya kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Krakatau Steel Divisi HSM (Hot Strip Mill), PT. Krakatau Steel Divisi HSM (Hot Strip Mill) mempunyai suatu wadah khusus yang menangani masalah kecelakaan kerja yaitu, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH) yang bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya di lingkungan industri serta cara pencegahan kecelakaan kerja di Divisi HSM (Hot Strip Mill).
Pada penelitian ini penulis mengambil data kecelakaan kerja mulai dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2006, kecelakaan tersebut diakibatkan oleh kondisi tidak aman, tindakan tidak aman dan kombinasi dari keduanya, Data pengamatan hasil JSA sebelum dilakukannya perbaikan dan data hasil wawancara dan diskusi. Dengan adanya kecelakan tersebut maka penulis berusaha mencoba menerapkan metode PDCA pada penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dominan masalah K3 dan untuk meminimasi tingkat kecelakaan kerja di PT. Krakatau Steel Persero di Divisi HSM (Hot Strip Mill). Perbaikan yang dilakukan dengan cara membuat kartu absensi khusus untuk penggunaan alat pelindung diri dan memperketat Monitoring Job safety Analysis tiap kali melakukan suatu proses produksi. Setelah dilakukannya perbaikan, penggunaan APD yang tidak lengkap dapat ditekan 41 kejadian dalam uji coba selama 20 hari dari jumlah sebesar 78 kejadian, penurunannya sebesar 47,4%.
Ringkasan Alternatif
Occupational health and safety is an important object to be considered in the company's management system, as it involves an activity or activities that protect and conserve the resources or inputs such as company-owned equipment, facilities and human resources of the accidents that can endanger and harm the company.
The study was conducted at PT. Krakatau Steel. Corporation in the Division of HSM (Hot Strip Mill) in the production of which is a division of keelakaan prone work. With so many accidents that happened at PT. Krakatau Steel Division HSM (Hot Strip Mill), PT. Krakatau Steel Division HSM (Hot Strip Mill) has a special container that handles the problem of work accidents, the Department of Occupational Health Safety and Environment (K3LH) which aims to identify environmental hazards in the industry and how to prevent accidents in the Division of HSM (HotStripMill).
In this study, the authors take accident data from year 2002 until the year 2006, the accident caused by unsafe conditions, unsafe acts and the combination of both, the observation data before doing repairs JSA results and data from interviews and discussions. With the existence of such accidents, the authors try to try to apply the PDCA method on the implementation of safety management systems and occupational health that aims to identify the dominant factors that cause the problem to minimize the level of K3 and workplace accidents in the PT. Krakatau Steel Corporation in the Division of HSM (Hot Strip Mill). Repairs are carried out by making a special attendance card for the use of personal protective gear and tighten Monitoring Job Safety Analysis every time you make a production process. After the repair, use of PPE is not complete can be reduced 41 events in the trial for 20 days from the total amount of 78 events, the settlement amounted to 47.4%.