Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PENGARUH ACARA “URUSAN WANITA” PADA RADIO
SIARAN PEMERINTAH DAERAH (RSPD) TERHADAP
PERSEPSI TIM PENGGERAK PKK
DI KABUPATEN BLORA
BAGUS LUHUR BUDI UTOMO (2004) | Skripsi | Ilmu Komunikasi , Ilmu Komunikasi
Bagikan
Ringkasan
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh acara “Urusan Wanita” pada Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD)
terhadap persepsi Tim Penggerak PKK dan untuk mengetahui seberapa besar
persepsi Tim Penggerak PKK terhadap acara “Urusan Wanita” pada Radio Siaran
Pemerintah Daerah (RSPD)
Metode pendekatan studi yang dipergunakan adalah metode deskriptif.
Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara; penyebaran kuesioner,
wawancara, dan studi kepustakaan. Populasi yang digunakan adalah Tim
Penggerak PKK Kabupaten Blora sebanyak 29 orang, dari populasi tersebut
memungkinkan digunakannya total sampel. Dalam penelitian ini kedua variabel
diukur dengan skala ordinal, sehingga perhitungan yang peneliti gunakan melalui
korelasi rank Spearman, dengan pengolahan data menggunakan SPSS 11 for
Windows dan Microsoft Exel 2000 for Windows.
Berdasarkan Uji Hipotesis dinyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang
signifikan antara Acara “Urusan Wanita” pada Radio Siaran Pemerintah Daerah
Terhadap Persepsi Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, dimana terlihat nilai
thitung lebih kecil dari t-tabel, yaitu t–hitung 0,512 t-tabel 2,056 jadi dengan derajat
kepercayaan 95% H0 diterima. Berdasarkan hasil Uji Koefisien Determinasi atau
besar pengaruh dapat dinyatakan bahwa; 0.9 % perubahan Persepsi Tim
Penggerak PKK di Kabupaten Blora dipengaruhi oleh Acara “Urusan Wanita”
pada Radio Siaran Pemerintah Daerah dan 99,1 % dipengaruh faktor lain. Setelah
melihat hasil uji hipotesis dan Koefisien determinasi peneliti menyarankan agar
RSPD perlu mempertahankan dan mengembangkan Acara “Urusan Wanita”
mengingat peran wanita begitu penting. Radio mengandalkan suara manusia untuk
mendekatkan diri dengan khalayaknya maka dari itu, penyiar agar dapat
menyesuaikan acara yang dibawanya, kemudian materi Acara “Urusan Wanita”
agar dibuat secara beragam dengan mengacu pada kebutuhan wanita, seperti
peranan wanita pada politik.
Ringkasan Alternatif
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh acara “Urusan Wanita” pada Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD)
terhadap persepsi Tim Penggerak PKK dan untuk mengetahui seberapa besar
persepsi Tim Penggerak PKK terhadap acara “Urusan Wanita” pada Radio Siaran
Pemerintah Daerah (RSPD)
Metode pendekatan studi yang dipergunakan adalah metode deskriptif.
Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara; penyebaran kuesioner,
wawancara, dan studi kepustakaan. Populasi yang digunakan adalah Tim
Penggerak PKK Kabupaten Blora sebanyak 29 orang, dari populasi tersebut
memungkinkan digunakannya total sampel. Dalam penelitian ini kedua variabel
diukur dengan skala ordinal, sehingga perhitungan yang peneliti gunakan melalui
korelasi rank Spearman, dengan pengolahan data menggunakan SPSS 11 for
Windows dan Microsoft Exel 2000 for Windows.
Berdasarkan Uji Hipotesis dinyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang
signifikan antara Acara “Urusan Wanita” pada Radio Siaran Pemerintah Daerah
Terhadap Persepsi Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, dimana terlihat nilai
thitung lebih kecil dari t-tabel, yaitu t–hitung 0,512 t-tabel 2,056 jadi dengan derajat
kepercayaan 95% H0 diterima. Berdasarkan hasil Uji Koefisien Determinasi atau
besar pengaruh dapat dinyatakan bahwa; 0.9 % perubahan Persepsi Tim
Penggerak PKK di Kabupaten Blora dipengaruhi oleh Acara “Urusan Wanita”
pada Radio Siaran Pemerintah Daerah dan 99,1 % dipengaruh faktor lain. Setelah
melihat hasil uji hipotesis dan Koefisien determinasi peneliti menyarankan agar
RSPD perlu mempertahankan dan mengembangkan Acara “Urusan Wanita”
mengingat peran wanita begitu penting. Radio mengandalkan suara manusia untuk
mendekatkan diri dengan khalayaknya maka dari itu, penyiar agar dapat
menyesuaikan acara yang dibawanya, kemudian materi Acara “Urusan Wanita”
agar dibuat secara beragam dengan mengacu pada kebutuhan wanita, seperti
peranan wanita pada politik.