Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Akrual Diskresioner Dan Beban Pajak Tangguhan Terhadap Manajemen Laba (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2010-2014)
Liber Budiyanto Maruli Parsaoran NIM. (2016) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Perusahaan selalu mencari celah untuk mengecilkan laba agar pajak yang harus di bayar menjadi kecil dan menaikan laba agar menarik investor. Hal ini disebabkan karena manajemen laba merupakan variabel yang bisa menaikan dan mengecilkan laba perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh akrual diskresioner dan beban pajak tangguhan terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari laporan keuangan yang telah diaudit pada 22 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, yaitu sampel dipilih dengan menggunakan pertimbangan tertentu yang disesuaikan dengan tujuan penelitian atau masalah penelitian yang dikembangkan sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 perusahaan dalam 5 periode penelitian menjadi 110 perusahaan.. Analisis sempel yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuntitatif. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil pengujian hipotesi dalam penelitian menunjukan bahwa (1) Akrual diskresioner berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. (2) Beban pajak tangguhan berpengaruh tehadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.
Ringkasan Alternatif
This study aims to examine the effect of discretionary accruals and deferred tax expense on the earnings management case study in manufactured listed companies in Indonesia Stock Exchange While financial restatement are measured using dummy variable which used “1” if small profit firms and “0” if small loss firms.Data for this study are obtained from annual report of companies listed on Indonesia Exchange Stock (BEI) in 2010-2014. Sampling using purposive sampling method, the sample is selected using certain considerations that are tailored to the purpose of research or study problems developed so that the sample in this study amounted to 22 companies in the fifth period of the study to 110 companies. The hypothesis testing use logistic regression analysis, while the remaining 81,5% is influenced by other factors. This shows that the use of discretionary accrual and deferred tax expense as a proxy for earnings management is still valid. The results showed that (1) Discretionary accruals affect the earnings management in manufacturing companies in Indonesia Stock Exchange. (2) Deferred tax expense affect the earnings management in manufacturing companies in Indonesia Stock Exchange.
Sumber