Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional dan Rasio Kecukupan Modal Terhadap Pertumbuhan Laba (Studi Kasus pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan 2010-2014)
Ria Yuliana NIM. (2016) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini menguji secara empiris Pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Rasio Kecukupan Modal secara parsial terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan periode 2010-2014. Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) yang rendah dan Rasio Kecukupan Modal yang tinggi dapat meningkatkan laba perusahaan sehingga pertumbuhan laba akan ikut meningkat. Masalah yang terjadi pada perusahaan perbankan ini adalah adanya penurunan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan kenaikan rasio kecukupan modal tetapi tidak diikuti dengan kenaikan pada pertumbuhan laba. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif verifikatif dengan populasi sebanyak 24 perusahaan pemilihan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapat sampel penelitian sebanyak 9 perusahaan dengan 45 laporan keuangan pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan periode 2010-2014. Metode analisis menggunakan analisis linier berganda yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah koefesien korelasi (uji t) dan koefesien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba dan variabel rasio kecukupan modal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba pada Bank Umum Swasta Nasional Non Devisa yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan periode 2010-2014.
Ringkasan Alternatif
This study empirically examines partially the Influence of Operating Expenses Operating Income (OEOI) and Capital Adequacy Ratio (CAR) to Growth Of Income on Commercial Bank Private National Non-Foreign Exchange Listed In The Financial Services Authority of Indonesia from 2010 to 2014. Operating Expenses Operating Income (OEOI) is low and a high capital adequacy ratio could increase its profit so profit growth will also increase. Problems that occur in the banking company is a decrease in Operating Expenses Operating Income (OEOI) and the increase in capital adequacy ratio but not followed by a rise in profit growth. This research uses descriptive analysis verification in 24 companies of sample selected by using purposive sampling, so obtained samples are 9 companies with 45 financial reports on Commercial Bank Private National Non-Foreign Exchange Listed In The Financial Services Authority of Indonesia from 2010 to 2014. The method of analysis using multiple linear analysis which. Previously undertaken normality test, multicollinearity, heteroscedasticity test and autocorrelation test. Testing the hypothesis is the correlation coefficient (t-test) and the coefficient of determination. These results indicate that the variable of Operating Expenses Operating Income (OEOI) significantly influence the profit growth while Capital Adequacy Ratio (CAR) variables significantly influence profit growth on Commercial Bank Private National Non-Foreign Exchange Listed In The Financial Services Authority of Indonesia from 2010 to 2014.