Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Agilitas Organisasi (Studi pada CV Rabbani Asysa)
Fuzi Fauziyyah (2017) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Sebuah organisasi mempunyai ciri khas atau identitas tertentu dengan tujuan untuk mempersatukan para anggotanya sehingga memiliki satu pandangan mengenai menjalankan organisasi yang dicerminkan oleh budaya organisasi di dalamnya. Budaya organisasi yang kuat adalah salah satu cara untuk mencapai agilitas, yaitu pendekatan manajemen baru untuk menghadapi perubahan yang terjadi. Untuk membuktikan hal tersebut, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya organisasi dan agilitas organisasi serta pengaruh budaya organisasi terhadap agilitas organisasi pada studi kasus di CV Rabbani Asysa. Dalam pengerjaan penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan deskriptif serta menggunakan kuesioner yang disebar kepada 131 responden dan wawancara kepada beberapa pihak. Hasil penelitian menyatakan bahwa budaya organisasi dan agilitas organisasi di CV Rabbani Asysa tergolong baik, meski pun masih perlu perbaikan untuk dimensi adhocracy, hierarchy, dan competency. Kedua variabel memiliki hubungan positif yang kuat sebesar 0,548 dan pada CV Rabbani Asysa agilitas organisasi dipengaruhi 30% oleh budaya organisasi. Selain itu diperoleh persamaan regresi Y=64,323+0,657X yang bilamana budaya organisasi ditingkatkan, maka agilitas organisasi pun akan meningkat. Budaya organisasi dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan pengambilan resiko dengan membuat tim-tim kecil, mengembangkan produk, gathering, pembentukan tim untuk meningkatkan pemikiran pemimpin yang inovatif, memperbaiki cara pengiriman barang untuk lebih efisien, kepemimpinan situasional, teknologi, kekuatan pekerja, dan pelayanan terhadap pelanggan. Kata kunci: agilitas organisasi, budaya organisasi.
Ringkasan Alternatif
An organization has characteristic or particular identity for the purpose of uniting its members so as to have an overview on running the organization as reflected by the organizational culture in it. Strong organizational culture is one way to achieve agility, the new management approach to deal with changes. This research aimed to find out how the organizational culture and organizational agility and the influence of organizational culture on organizational agility in the case study at CV Rabbani Asysa. In this research method used quantitative and descriptive method and using questionnaires that distributed to 131 respondents and interviews. The study states that the organizational culture and organizational agility in CV Rabbani Asysa quite good, even though it needs upgrading for adhocracy, hierarchy, and competency. Both variables have strong positive relationship amounted to 0,548 and in CV Rabbani Asysa 30% organizational agility affected by organizational culture. Additionally regression equation Y = 64.323 + 0,657X. Organizational culture can be improved by increasing risk-taking by creating small teams, develop products, gathering, team building to enhance the innovative thought leaders, improving the way for more efficient delivery of goods, execution, product's strategy, situational leadership, technology, the power of employees, organizational ability, organizational changes, and customer's services. Keywords: organizational agility, organizational culture.