Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Beban Penyisihan Piutang Tidak Tertagih Terhadap Laba Operasional
Mega Ratnasari NIM. (2015) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini dilakukan dilakukan di PT. Bursa Efek Indonesia, Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dana pihak ketiga dan beban penyisihan piutang tidak tertagih secara simultan dan parsial terhadap laba operasional. Dana pihak ketiga merupakan dana yang bersumber dari masyarakat baik individu maupun badan usaha dan baik itu dalam mata uang rupiah maupun dalam valuta asing, sedangkan beban penyisihan piutang tidak tertagih adalah suatu kerugian yang harus dicatat sebagai beban yang disajikan dalam laporan laba rugi, dan laba operasional adalah ukuran yang tepat untuk menilai efisiensi manajemen, perusahaan yang laba operasionalnya tinggi dapat dinilai sebagai perusahaan yang kuat dan menguntungkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verivikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh, dimana semua populasi dijadikan sampel yang berupa laporan keuangan tahunan konsolidasian tahun 2006-2014. Pengujian statistik yang digunakan adalah pengujian uji asumsi klasik, analisis linier berganda, koefisien korelasi parsial, koefisien determinasi serta pengujian hipotesis.Perolehan analisis tersebut diolah dengan menggunakan program aplikasi SPSS Statistik. Dari hasil korelasi menunjukan bahwa dana pihak ketiga, beban penyisihan piutang tidak tertagih dan laba operasional memiliki hubungan yang sangat kuat dengan arah positif. Sedangkan dari hasil analisis linier berganda menunjukan bahwa dana pihak ketiga dan beban penyisihan piutang tidak tertagih berpengaruh signifikan terhadap laba operasional baik secara simultan maupun parsial yang ditunjukan dengan nilai tingkat signifikansi lebih dari 5%.
Ringkasan Alternatif
This research was done in PT. Indonesia Stock Exchange, The purpose of this study is to determine how much influence third-party funds and the provision for doubtful accounts simultaneously and partially on operating profit. Third party funds are funds that come from the community, both individuals and business entities and both in rupiah and foreign currency, while the provision for doubtful accounts is a loss that must be recorded as an expense presented in the income statement, and operating profit is the right size for assessing the efficiency of management, enterprise high operating profit can be considered as a strong and profitable company. The method used in this research is descriptive method with quantitative approach Verivikatif. The sample used in this study is saturated sample, where all the population sampled in the form of annual consolidated financial statements from 2006 to 2014. Testing test statistic used is the classical assumption test, multiple linear analysis, partial correlation coefficient, etermination coefficient and hypothesis testing. Acquisition analysis processed by using SPSS application program Statistics, can assessed as a strong and profitable company.From the correlation results show that third-party funds, provision for doubtful accounts and operating profit have a very strong relationship with the positive direction. While the results of multiple linear analysis shows that third-party funding and provision for doubtful accounts is not significant effect on operating profit either simultaneously or partially shown with significance level value of more than 5%.