Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Ekstensifikasi Wajib Pajak Dan Tingkat Kepatuhan Terhadap Penerimaan Pajak (Survey Pada KPP Di Kanwil Jawa Barat I)
Nopa Rusniasari NIM. (2013) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi , Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Ekstensifikasi merupakan kegiatan yang berkaitan dengan penambahan jumlah wajib pajak terdaftar dan perluasan objek pajak dalam administrasi Direktorat Jenderal Pajak. Kepatuhan perpajakan dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan di mana Wajib Pajak memenuhi semua kewajiban perpajakan dan melaksanakan hak perpajakannya, sedangkan Penerimaan pajak merupakan sumber pembiayaan Negara yang dominan baik untuk belanja rutin maupun pembangunan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstensifikasi wajib pajak dan tingkat kepatuhan terhadap penerimaan pada KPP di Kanwil Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan analisis regresi linier berganda. Analisis ini digunakan untuk membuktikan seberapa besar pengaruh ekstensifikasi wajib pajak dan tingkat kepatuhan terhadap penerimaan pajak. Hasil analisis regressi diuji dan dianalisa lebih lanjut dengan menggunakan beberapa asumsi untuk mengetahui apakah kesimpulan dari regressi dengan menggunakan software SPSS 18.0 for windows. Populasi dan Sampelnya adalah 10 KPP di Kanwil Jawa Barat I karena sampel jenuh/sensus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstensifikasi wajib pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak dan tingkat kepatuhan berpengaruh terhadap penerimaan pajak. Karena koefisien regresi dari kedua variabel bebas lebih besar dari nol maka disimpulkan bahwa ekstensifikasi Wajib Pajak dan tingkat kepatuhan Wajib Pajak secara bersama-sama dan memberikan kontribusi/pengaruh terhadap perubahan penerimaan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak di Kanwil Jawa Barat I.
Ringkasan Alternatif
Taxpayer is an extension of the activities related to increasing the number of registered taxpayers and expansion of tax objects in the Directorate General of Tax Administration. Tax compliance can be defined as a situation in which the taxpayer met all tax obligations and implement the right of taxation, while tax revenue is the dominant source of state financing for both routine and development expenditures. The purpose of this study to determine the effect of extending the taxpayer and the level of adherence to the KPP acceptance in West Java Regional Office. The method used in this research is descriptive method and verifikatif with multiple linear regression analysis. This analysis is used to prove how much influence the extension of taxpayer compliance and tax revenue. Regression results are tested and analyzed further by using some assumptions to determine whether the conclusions of Regression using SPSS 18.0 software for windows. The sample population was 10 KPP and in West Java Regional Office I for the sample saturated/ census. The results of this study indicate that the extension affects the taxpayer and the tax revenue level of compliance effect on tax revenue. Because the regression coefficient of the second independent variable is greater than zero, we conclude that extending taxpayer and taxpayer compliance levels together and contribute to/ influence on changes in tax revenue in the tax office in West Java Regional Office I.
Sumber
Judul Serupa
  • Pengaruh Sistem Informasi Dan Biaya Kepatuhan Terhadap Penerimaan Pajak (Survey Pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Di Kanwil Jawa Barat I)
  • Pengaruh Sistem Modernisasi Administrasi Perpajakan Dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada KPP Di Kanwil Jawa Barat I)
  • Pengaruh Biaya Kepatuhan Dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak (Survey Pada KPP Di Kanwil Jawa Barat I)
  • Pengaruh Pemeriksaan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dan Implikasinya Pada Penerimaan Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Di Kanwil Jawa Barat 1)
  • Pengaruh Penagihan Pajak dan Kepatuhan Wajib Pajak Terhadap Tunggakan Pajak (Studi Kasus Pada KPP Pratama Kanwil Jawa Barat I)
  • Pengaruh penagihan pajak dan kepatuhan wajib pajak terhadap penerimaan pajak : (studi kasus pada KPP Kanwil Jawa Barat I)
  • Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak Terhadap Kepatuhan Material Wajib Pajak dan Implikasinya Terhadap Realisasi Penerimaan Pajak (Survei Pada KPP Kanwil DJP Jawa Barat I)
  • Pengaruh Kepatuhan Wajib Pajak dan Jumlah Wajib Pajak Efektif Terhadap Penerimaan Pajak (Survey Pada 15 KPP di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jabar 1)
  • Pengaruh Penagihan Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dan Implikasinya terhadap Penerimaan Pajak (Survey pada KPP Wilayah DJP Jawa Barat I)
  • Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada 5 KPP Pratama Di Kanwil Jawa Barat I)
  • Pengaruh Pemeriksaan Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dan Implikasinya terhadap Penerimaan Pajak (Survei pada KPP wilayah DJP Jawa Barat I)
  • Pengaruh Pemeriksaan Pajak dan Pelaksanaan Penagihan Pajak dan Penerimaan Pajak (Survey pada KPP yang terdaftar di Kanwil DJP Jawa Barat I)