Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Job Insecurity Terhadap Turnover Intention (Studi di PT Sandy Globalindo)
Muhammad Iqbal Nurfauzan (2017) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Organisasi merupakan sekelompok manusia atau biasa disebut karyawan yang bekerja berdasarkan sistem untuk mengoordinasikan pekerjaan-pekerjaannya dalam usaha mencapai tujuan bersama. Karyawan perlu diberikan perhatian dan diatur dalam melaksanakan kegiatannya supaya terhindar dari hal-hal yang mengganggu karyawan seperti ketidakamanan kerja (job insecurity) dan meminimalisasi keinginan keluar (turnover intention) dari organisasi. Tingginya job insecurity akan meningkatkan turnover intention karyawan. Ada banyak faktor yang membuat individu memiliki keinginan untuk berpindah, diantaranya adalah lingkungan kerja, komitmen organisasional dari karyawan, kepercayaan terhadap organisasi, dan ketidakamanan kerja (job insecurity). Biaya nyata yang disebabkan oleh turnover antara lain pengolahan dokumen pemisahan, merekrut, memilih dan melatih karyawan pengganti, serta kehilangan produktivitas. Sedangkan biaya tidak berwujud yang sulit untuk mengukur tetapi juga dapat merusak organisasi termasuk moral rendah, layanan buruk terhadap pelanggan, dan ketidakpuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran job insecurity, turnover intention dan pengaruh job insecurity terhadap turnover intention di PT Sandy Globalindo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan melakukan wawancara dan penyebaran kuesioner kepada 101 responden yang ditentukan dengan simple random sampling. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh persamaan regresi Y=26.543+0,398X. Hasil penelitian menyatakan bahwa di PT Sandy Globalindo, job insecurity dan turnover intention memiliki hubungan positif yang sedang sebesar 0,464 dan job insecurity mempengaruhi turnover intention sebesar 21,5%. Kata kunci: Keinginan keluar dan ketidakaman kerja.
Ringkasan Alternatif
Organization is a group of people or commonly called the employees who work on a system to coordinate its works in order to achieve a common goal. Employees need to be given attention and arranged for their activities in order to avoid job insecurity and minimize turnover intention of the organization. The high job insecurity will increase employee turnover intention. There are many factors that make people have a desire to move, include work environment, organizational commitment of the employees, the trust of the organization, and job insecurity. The real costs caused by turnover among other separation document processing, recruiting, selecting and training a replacement employee, lost productivity. While the cost of intangibles that are difficult to measure but it can also damage the organization including low morale, poor customer service, and customer dissatisfaction. This study aims to determine how the image of job insecurity, turnover intention and influence of job insecurity on turnover intention in PT Sandy Globlindo. The method used in this research is descriptive method, while the data collection techniques is interviewing and distributing questionnaires to 101 respondents who were determined by simple random sampling. Based on the research that has been done, regression equation is Y = 26 543 + 0,398X. The study states that in PT Sandy Globlindo, job insecurity and turnover intention have a positive relationship was at 0.464 and job insecurity influence turnover intention of 21,5%. Keywords: Job insecurity and turnover intention.