Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Jumlah Pengusaha Kena Pajak dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus di KPP Pratama Majalaya 2010-2014)
Imas Masruroh NIM. (2016) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Fenomena yang terjadi pada penelitian ini yaitu pada tahun 2010-2014 terjadi kenaikan jumlah pengusaha kena pajak pada KPP Pratama Majalaya, tetapi perkembangan penerimaan pajak pertambahan nilai yang dihasilkannya mengalami penurunan. Fenomena selanjutnya yang terjadi pada tahun 2010-2011 dimana terjadi kenaikan Penagihan Pajak dengan surat paksa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah PKP terhadap Penerimaan PPN, dan Penagihan Pajak terhadap Penerimaan PPN. Penelitian ini pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Majalaya pada Periode 2010-2014. Metode penelitian yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda, Peneliti juga menguji apakah ada penyimpangan asumsi dari uji normalitas, autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara jumlah pengusaha kena pajak terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai. Dan terdapat pengaruh antara penagihan pajak terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai.
Ringkasan Alternatif
The phenomenon that occurs in this study for the years 2011-2014 there was an increase in the Number of taxable Employers KPP Pratama Majalaya but development value added tax receipts that is produced is decreased. The next phenomenon that occurs in 2011-2012 where an increase in tax collection. The purpose of this study was to determine how much influence the Number of taxable Employers on development value added tax receipts, and tax collection on development value added tax receipts. This study in Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Majalaya 2010-2014. The method used is linear regression, Researchers also tested whether there are deviations from the assumption of normality test, autocorrelation, multicollinearity, and heteroscedasticity.The results showed that there is a effect partially between the number of taxable Employers on the value added tax receipts. And there is a effect between on tax collection with forced letter on the value added tax receipts.
Sumber
Judul Serupa
- Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Yang dipengaruhi Oleg Self Assessment System Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak (studi kasus pada KPP Pratama Majalaya Tahun 2012-2016)
- Pengaruh Surat Tagihan Pajak dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus di KPP Pratama Purwakarta)
- Pengaruh Penagihan Pajak dengan Surat Paksa dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pertambahan Nilai Tahun 2010-2014)
- Pengaruh Jumlah Pengusaha Kena Pajak Dan Restitusi PPN Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Majalaya Bandung)
- Analisis Restitusi Pajak Pertambahan Nilai dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus pada KPP Kantor Wilayah Jawa Barat I Periode 2010-2015)
- Pengaruh Pemeriksaan Pajak dan Jumlah Wajib Pajak Terhadap Penerimaan Pajak (Studi Kasus pada KPP Pratama Majalaya)
- Pengaruh Restitusi Pajak Pertambahan Nilai dan Penagihan Pajak Pertambahan Nilai Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Majalaya Bandung Tahun 2010-2014)