Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees 2013-2015)
Dadan Ramdani NIM. (2016) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penerimaan pajak merupakan sumber pembiayaan negara yang dominan baik untuk belanja rutin maupun pembangunan. Dalam usaha meningkatkan penerimaan pajak penghasilan Pasal 21 terdapat permasalahan antara lain kurangnya tenaga-tenaga dari kantor pajak yang masih terbatas dalam menjaring wajib pajak. Pemeriksaan pajak merupakan pagar penjaga agar wajib pajak tetap mematuhi kewajibannya, wajib pajak melakukan tindakan penyelewengan terhadap pajak salah satunya dengan mengurangi beban pajak terutang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh Jumlah wajib pajak Orang Pribadi dan pemeriksaan pajak terhadap penerimaan pajak penghasilan Pasal 21 pada KPP Pratama Bandung Karees. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Metode deskriptif digunakan untuk mengetahui gambaran variabel Pajak Penghasilan Pasal 21 dipengaruhi variabel Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi dan Pemeriksaan Pajak sedangkan verifikatif untuk mengetahui peningkatan variabel Pajak Penghasilan Pasal 21 dipengaruhi variabel Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi dan Pemeriksaan Pajak. Untuk mengetahui peningkatan Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 dipengaruhi variabel Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi dan Pemeriksaan Pajak digunakan pengujian statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 dipengaruhi oleh Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi dan Pemeriksaan Pajak pada KPP Pratama Bandung Karees berhubungan secara parsial. Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 dipengaruhi lebih besar oleh Pemeriksaan Pajak dibandingkan dengan Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi.
Ringkasan Alternatif
Tax revenues are the dominant source of state financing is good for routine and development expenditures. In an effort to increase income tax revenue Article 21, there are problems included the lack of personnel from the tax office are still limited in attracting taxpayers. A tax audit is a fence guards so that taxpayers continue to comply with its obligations, taxpayers take action against tax fraud either by reducing the tax burden payable. The purpose of this study to know how to influence the number of taxpayers and tax audits Personal income tax revenue to Article 21 at KPP Bandung Karees. The method used in this research is descriptive and verification methods. Descriptive method used to determine the variable overview of Income Tax Article 21 The number of variables influenced the individual taxpayer and tax inspection while verification to find an increase in income tax under Article 21 variables influenced variable Personal Tax Payers and Tax Inspection. To determine the increase in Income Tax Receipts Article 21 variables influenced Personal Tax Payers and Tax Audit used statistical tests. The results of this study indicate the Income Tax Receipts Article 21 is influenced by the amount of the individual taxpayer and tax inspection at KPP Bandung Karees partially related. Article 21 of the Income Tax Receipts are influenced more by the Tax Inspection compared to the amount of the individual taxpayer
Sumber
Judul Serupa
- Tinjauan terhadap penerimaan pajka penghasilan Pasal 21 pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees
- Pengaruh Pencairan Tunggakan Pajak Dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (studi kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Majalaya Tahun 2011-2015)
- Pengaruh Jumlah Wajib Pajak Dan Self Assessment System Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (studi kasus pada kantor pelayanan pajak pratama Bandung Karees)
- Pengaruh Jumlah Wajib Pajak dan Pencairan Tunggakan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi 2013-2015)
- Pengaruh Penagihan Pajak dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sumedang)
- Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Bojonagara)
- Pengaruh Pemeriksaan Pajak Dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Bandung)
- Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Self Assessment System Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees)
- Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak dan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (Survey pada WP OP di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sumedang)
- Pengaruh Ekstensifikasi Pajak Dan SuraPengaruh Ekstensifikasi Pajak Dan Surat Paksa Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees Periode 2013-2017t Paksa Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees Periode 2013-2017
- Kontribusi Penagihan Pajak Pasif Dan Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Kegiatan Ekstensifikasi Pajak Pada Realisasi Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Majalaya Periode 2012-2016)
- Kemauan Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Membayar Pajak Yang Dipengaruhi Oleh Kesadaran Perpajakan Wajib Pajak Orang Pribadi Dan Kualitas Pelayanan Pajak Oleh Kantor Pelayanan Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibeunying)
- Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Yang Dipemgaruhi Oleh Pemeriksaan Pajak Dan Penagihan Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying Periode 2013-2017)
- Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Yang Dipengaruhi Pemeriksaan Pajak Dan Ekstensifikasi Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cicadas)
- Pengaruh Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi Dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi
- Pengaruh Penyampaian SPT Masa dan Jumlah Wajib Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 (Studi Kasus pada KPP Pratama Bandung Karees 2013-2015)
- Pengaruh Jumlah Wajib Pajak dan Penagihan Pajak dengan Surat Paksa Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegalega)
- Peningkatan Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Yang Dipengaruhi Oleh Jumlah Kepemilikan NPWP dan Pemeriksaan Pajak (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama bandung Bojonagara Periode 2013-2015)
- PERBANDINGAN ANTARA PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (PPh PASAL 25) SEBELUM DAN SETELAH DILAKUKAN PEMERIKSAAN SEDERHANA LAPANGAN (Sampel Terhadap 15 Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying