Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Kualitas Teknologi Informasi dan Keadilan Tarif Pajak Terhadap Kepatuhan Perpajakan (Survey Terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
Mochamad Fajar Nur Rohman NIM. (2014) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi , Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Masalah kepatuhan perpajakan adalah masalah penting di seluruh dunia. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan adalah dengan meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi di dalam pengelolaan dan kemudahannya, sehingga menghasilkan teknologi informasi yang berkualitas. Selain itu penerapan tarif pajak juga menjadi salah satu patokan agar aspek perpajakan dirasakan keadilannya oleh seluruh golongan masyarakat. Masalahnya, apakah kedua faktor ini benar-benar dapat meningkatkan kepatuhan perpajakan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan lebih rinci mengenai seberapa besar pengaruh kualitas teknologi informasi dan keadilan tarif pajak terhadap kepatuhan perpajakan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif dan verifikatif. Dalam penelitian ini, populasinya adalah seluruh wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Bandung Karees dan sampel yang diambil sebanyak 100 orang wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Bandung Karees. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas teknologi informasi dan keadilan tarif pajak berpengaruh positif dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan orang pribadi di KPP Pratama Bandung Karees. Responden memberikan tanggapan yang baik. Dengan begitu, dapat disimpulkan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Bandung Karees telah patuh dalam melakukan kewajiban perpajakannya.
Ringkasan Alternatif
Tax compliance issues is an important issue around the world. One of the government's efforts to improve tax compliance itÃâs to increase the utilization of information technology in management and simplicity, with purpose the efforts will made an information of technology that have a good quality. Besides, the implementation of tax rate also become the benchmark that taxation can be perceived fairness by all segments of society.The problem is, if these two factors can actually increase tax compliance. The purpose of this study is to explain in more detail about how much influence information technology quality and tax rates justice to tax compliance. This study using descriptive and verificative research methods . In this study, the entire population is an individual taxpayer registered in Bandung Karees STO and samples taken 100 individual taxpayers registered in Bandung Karees STO. Sampling technique in this study using simple random sampling. The results showed that information technology quality and tax rates justice has a positive effect in increasing the personal income tax compliance in Bandung Karees STO. Respondents gave a good response. That way, we can conclude an individual taxpayer in Bandung Karees STO has dutifully doing their tax obligations.
Sumber
Judul Serupa
- Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Kualitas Pelayanan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
- Pengaruh Pelaksanaan Self Assessment System dan Pengetahuan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
- Pengaruh Penerapan Kebijakan Perpajakan dan Penagihan Pajak Terhadap Kepatuhan Perpajakan (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cicadas)
- Pengaruh Sanksi Perpajakan dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Perpajakan (Survei Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Pada KPP Pratama Bandung Karees)
- Pengaruh teknologi informasi, sanksi pajak dan self assessment system terhadap kepatuhan pajak : (survey terhadap wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
- Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak Dan Kualitas Pelayanan Pajak Terhadap kemauan Membayar Pajak (survei Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Bojonagara)