Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP RELIGIUSITAS SISWA MTsN ARJASA JEMBER
Mulyadi (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini dilakukan di MTsN Arjasa Jember. Masalah yang dikaji adalah upaya sekolah dalam meningkatkan religiusitas siswa MTsN Arjasa melalui layanan konseling kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok sebagai upaya sekolah untuk meningkatkan religiusitas siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang mengambil latar MTsN Arjasa Jember. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi, yaitu skala konseling kelompok dan skala religiusitas siswa dengan jenis skala Summerated Rating, atau lebih dikenal dengan skala Likert. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 siswa kelas VII dan VIII. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap religiusitas siswa.
Dalam penelitian ini ditemukan ada pengaruh layanan konseling kelompok terhadap religiusitas siswa dengan kontribusi sebesar 8,8%. Serta terdapat faktor lain yang berpengaruh cukup besar terhadap religiusitas remaja diantaranya, yaitu: faktor keluarga merupakan faktor paling dominan mempengaruhi religiusitas remaja. Selain itu, faktor pengalaman dan faktor akan kebutuhan terhadap agama. Temuan lain dalam penelitian ini adalah bahwa remaja lebih dapat mengembangkan kemampuan religiusitasnya, diantaranya dengan memperdalam ilmu agama, bersungguh-sungguh dalam kegiatan keagamaan, seperti pengajian sholat. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data diketahui tingkat religiusitas yang dimiliki siswa MTsN Arjasa tergolong tinggi yaitu sebesar 78,7% sedangkan siswa yang memiliki tingkat religiusitas sedang sebesar 21,3%. Artinya siswa semua siswa memiliki tingkat religiusitas tinggi dan tidak ditemukan siswa yang memiliki tingkat religiusitas rendah.
Ringkasan Alternatif
Penelitian ini dilakukan di MTsN Arjasa Jember. Masalah yang dikaji adalah upaya sekolah dalam meningkatkan religiusitas siswa MTsN Arjasa melalui layanan konseling kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok sebagai upaya sekolah untuk meningkatkan religiusitas siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang mengambil latar MTsN Arjasa Jember. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi, yaitu skala konseling kelompok dan skala religiusitas siswa dengan jenis skala Summerated Rating, atau lebih dikenal dengan skala Likert. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 siswa kelas VII dan VIII. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap religiusitas siswa.
Dalam penelitian ini ditemukan ada pengaruh layanan konseling kelompok terhadap religiusitas siswa dengan kontribusi sebesar 8,8%. Serta terdapat faktor lain yang berpengaruh cukup besar terhadap religiusitas remaja diantaranya, yaitu: faktor keluarga merupakan faktor paling dominan mempengaruhi religiusitas remaja. Selain itu, faktor pengalaman dan faktor akan kebutuhan terhadap agama. Temuan lain dalam penelitian ini adalah bahwa remaja lebih dapat mengembangkan kemampuan religiusitasnya, diantaranya dengan memperdalam ilmu agama, bersungguh-sungguh dalam kegiatan keagamaan, seperti pengajian sholat. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data diketahui tingkat religiusitas yang dimiliki siswa MTsN Arjasa tergolong tinggi yaitu sebesar 78,7% sedangkan siswa yang memiliki tingkat religiusitas sedang sebesar 21,3%. Artinya siswa semua siswa memiliki tingkat religiusitas tinggi dan tidak ditemukan siswa yang memiliki tingkat religiusitas rendah.