Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Leverage Keuangan Terhadap Laba Per Lembar Saham Dan Implikasinya Terhadap Harga Saham Pada Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
Rosyana Dewi NIM. (2013) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Sebelum memutuskan untuk membeli, menahan, atau menjual saham harus dilakukan analisis terlebih dahulu. Investasi di pasar modal selain memberikan hasil, juga mengandung resiko.Salah satu risikonya yaitu dengan adanya leverage keuangan. Leverage keuangan yang besar menandakan tingginya risiko kegagalan perusahaan untuk mengembalikan hutang-hutangnya sehingga investor memandangnya sebagai risiko yang akhirnya menyebabkan harga saham turun. Komponen penting pertama yang harus diperhatikan dalam analisis perusahaan adalah laba per lembar saham. Informasi EPS suatu perusahaan menunjukkan besarnya laba bersih perusahaan yang siap dibagikan bagi semua pemegang saham perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh leverage keuangan terhadap laba per lembar saham dan implikasinya terhadap harga saham pada sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang diwakili oleh 11 perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa leverage keuangan, laba per lembar saham, dan harga saham pada sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mengalami fluktuasi. Secara parsial terdapat pengaruh yang tidak signifikan antara leverage keuangan terhadap harga saham dan terdapat pengaruh yang signifikan antara laba per lembar saham terhadap harga saham. Secara simultan leverage keuangan dan laba per lembar saham memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham.
Ringkasan Alternatif
Before deciding to buy, hold, or sell shares, must made in advance of analysis. Investment in capital markets in addition to result, it also contains a risks. One of the risks that is the presence of financial leverage. Substansial financial leverage indicates a high risk of failure to restore the companyÃâs debts so that investors view it as a risk that ultimately caused the stock price down. The first component that must be considered in the company is eraning per share. EPS of a company's information shows the amount of net profit that is ready to distribute to all shareholders of the company. The purpose of this study to find out how big the influence of financial leverage to earning per share and its implications for stock prices in the consumer goods industry sectors listed on the Indonesia Stock Exchange either partially or simultaneously. The method used in this study is descriptive method and verifikatif. Unit of analysis in this research is the consumer goods industry sectors listed on the Indonesia Stock Exchange, represented by 11 companies. The results of this study showed that financial leverage, earning per share, and stock price in the consumer goods industry sectors listed on the Indonesia Stock Exchange fluctuated. Partially contained no significant influence of financial leverage on stock price and there is significant influence of earning per share on stock price. Simultaneous financial leverage and earning per share has a significant influence on stock price.
Sumber
Judul Serupa
- "Pengaruh Dividen Per Lembar Saham Dan Laba Per Lembar Saham Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2016"