Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh pelaksanaan Standar Pelayanan Minimum Terhadap Tingkat Kepatuhan Formal (Studi Pada KPP Pratama Majalaya)
Egi Andika P.B.K (2011) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Standar pelayanan minimum adalah spesifikasi secara teknis atau patokanbr / secara minimal yang dapat digunakan sebagai acuan/pedoman bagibr / penyelenggaraan pelayanan dan sumber daya manusia, dan sarana prasarana.br / Sedangkan kepatuhan formal adalah suatu keadaan dimana wajib pajak memenuhibr / kewajiban secara formal sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.br / Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pelaksanaan standarbr / pelayanan minimum yang diterapakan oleh KPP Pratama majalaya, Untukbr / mengetahui tingkat kepatuhan formal pada KPP Pratama Majalaya, Untukbr / mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan standar pelayanan minimumbr / terhadap tingkat kepatuhan formal pada KPP Pratama Majalaya.br / Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif danbr / verifikatif. Untuk mengetahui Pengaruh Standar pelayanan minimum terhadapbr / tingkat kepatuhan formal. digunakan pengujian statistik. Pengujian statistik yangbr / digunakan adalah Perhitungan koefisien korelasi Pearson, koefisien determinasi,br / uji hipotesis dan juga menggunakan aplikasi SPSS 15.0 for Windows untukbr / memperkuat perhitungan secara manual.br / Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Standar pelayananbr / minimum pada KPP Pratama Majalaya Cukup baik, tingkat kepatuhan formalbr / cukup baik serta Standar pelayanan minimum berpengaruh terhadap kepatuhanbr / formal Hal ini dapat terlihat dari perhitungan statistik yang diperoleh angkabr / koefisien korelasi pearson yang menunjukkan hubungan yang kuat dan positifbr / yaitu dengan nilai koefisien korelasi 0,634 serta diketahui H0 ada pada daerahbr / penolakan berarti Ha diterima atau Standar pelayanan minimum mempunyaibr / pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Kepatuhan formal
Ringkasan Alternatif
Minimum service standards are technical specifications or a minimumbr / benchmark that can be used as a reference / guideline for the provision of servicesbr / and human resources, and infrastructure. While the formal compliance is abr / condition in which the taxpayer meets the formal obligations in accordance withbr / applicable legislation.br / The purpose of this study was to find out the implementation of minimumbr / service standards applicable by KPP Pratama Majalaya To determine the level ofbr / formal adherence to the KPP Pratama Majalaya, To find out how much influencebr / the implementation of minimum service standards to the level of formal adherencebr / to the KPP Pratama Majalaya.br / The method used in this research is descriptive method and verifikatif. Tobr / determine the effect of minimum service standards to the level of formalbr / compliance. used statistical tests. The test statistic used is the calculation ofbr / Pearson correlation coefficient, determination coefficient, hypothesis test and alsobr / using SPSS 15.0 for Windows applications to strengthen the calculation manually.br / Based on the research results can be seen that the minimum service standards onbr / KPP Pratama Majalaya Pretty good, pretty good level of formal compliance andbr / minimum service standards affect the formal compliance This can be seen frombr / the statistical calculation of the Pearson correlation coefficient obtained figuresbr / that show a strong and positive relationship that is with a correlation coefficientbr / of 0.634 and the value of H0 are known in the region of rejection means Habr / acceptable or minimum service standards have a significant and positive effect onbr / formal Compliance.
Sumber