Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PENGARUH PEMBIAYAAN DAN RASIO NON PERFORMING FINANCING (NPF) TERHADAP ASSET TURN OVER (ATO) BANK UMUM SYARIAH NASIONAL DI INDONESIA
Fery Dista Ardianto (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pembiayaan Jual Beli, Pembiayaan Bagi Hasil, Pembiayaan Sewa, Pembiayaan Akad Pelengkap/Jasa, dan Rasio Non Performing Financing (NPF) terhadap Asset Turn Over (ATO) pada Bank Umum Syariah Nasional di Indonesia periode 2010-2013. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari data Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan Bank Umum Syariah periode 2010-2013. Populasi dalam penelitian ini adalah 11 Bank Umum Syariah dengan 4 sampel yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, dan Bank mega Syariah. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolinieritas, uji autokorelasi, uji homoskedastisitas, dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembiayaan Jual Beli dan pembiayaan bagi hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap ATO Bank Umum Syariah. Pembiayaan sewa, pembiayaan akad pelengkap/jasa dan rasio NPF berpengaruh negative dan signifikan terhadap ATO Bank Umum Syariah. Kemampuan prediksi dari kelima variable tersebut terhadap ATO sebesar 48,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian.
Ringkasan Alternatif
This study aimed to examine the effect of Trade Financing, Profit-Loss Sharing Financing, rent financing, service Financing, and Non Performing Financing (NPF) to Assets turn over (ATO) National Islamic Banks in Indonesia 2010-2013. The data used in this study were obtained from the Quarterly Financial Report for the 2010-2013 term Islamic Banks. The population in this study were 11 Islamic Banks with 4 sample which given with porposive sampling technique. The sample that would be used are Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah and Bank Mega Syariah. The analysis technique used multiple linear regression with the classical assumption include multicolinearity, autocorrelation test, homoskedastisitas test, and test for normality. The results showed that the Trade Financing and Profit-Loss Sharing Financing positive and significant impact on ATO Islamic Banks. Rent financing, service Financing, and Non Performing Financing (NPF) have a negative and significant effect on ATO Islamic Banks. Predictive ability of the four variables on ATO of 48.4%, while the rest influence by other factors beyond our model.