Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Penerapan Self Asessment System Dan Biaya Kepatuhan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Orang Pribadi KPP Pratama Bandung Karees)
Fariz Ahmad F NIM. (2016) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi , Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penerapan self assesment system yang belum optimal di tengah masyarakat saat ini masih perlu direvaluasi ulang agar kepatuhan wajib pajak dapat meningkat. Selain itu, biaya kepatuhan yang dikeluarkan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya pun masih tergolong tinggi dan relatif besar. Sehingga kepatuhan wajib pajak masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan self assesment system dan biaya kepatuhan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 wajib pajak orang pribadi KPP Pratama Bandung Karees. Sampel tersebut dipilih berdasarkan kriteria tertentu dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan pendekatan slovin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif dan verifikatif, dengan menggunakan data primer dimana data yang diperoleh peneliti merupakan data yang diperoleh secara langsung dari objek yang diteliti baik dari objek individual (responden) maupun dari instansi dan langsung memberikan data kepada pengumpul data. Pengujian statistik yang digunakan adalah Korelasi Pearson, Spearman, SEM PLS dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan self assesment system berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan biaya kepatuhan berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap kepatuhan wajib pajak.
Ringkasan Alternatif
Application of the self-assessment system is not optimal in today's society that still need to be reevaluated on taxpayer compliance can be increased. In addition, compliance costs incurred taxpayers in meeting their tax obligations was still relatively high and relatively large. So the taxpayer compliance is low. The purpose of this study was to determine the effect of the application of the self-assessment system and the cost of compliance with the individual taxpayer compliance in the Tax Office Pratama Bandung Karees. The sample in this study were 100 individual taxpayer Karees STO Bandung. Samples were selected based on specific criteria using purposive sampling technique with slovin approach. The method used in this research is using descriptive and verification methods, using primary data where the data obtained by researchers is the data obtained directly from the object under study both individual objects (respondents) as well as from agencies and directly provide the data to the data collector. The test statistic used is the Pearson correlation, Spearman, SEM PLS and hypothesis testing. The results of this study indicate that the application of the self-assessment system have significant influence with the positive direction on tax compliance, while the cost of compliance with the direction of negative significant effect on tax compliance.
Sumber
Judul Serupa
  • Tinjauan atas penerapan self assesment system terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Bandung Tegallega
  • Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (studi kasus pada wajib pajak orang pribadi KPP Pratama Bandung Karess)
  • Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Bojonagara)
  • Pengaruh Hukum Pajak Dan Sanksi Administrasi Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Di KPP Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh Penerapan Hukum Pajak Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Di KPP Pratama Bandung Tegallega)
  • Pengaruh Biaya Kepatuhan dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Tegallega)
  • Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak Dan Self Assessment System Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survei Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Di KPP Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh Perilaku Wajib Pajak dan Kepatuhan Wajib Pajak Terhadap Self Assessment System (Survey Terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Self Assessment System Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Kualitas Pelayanan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh Sistem Administrasi Pajak Modern dan Biaya Kepatuhan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Orang Pribadi KPP Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh implementasi kebijakan pajak dan tingkat pengetahuan pajak terhadap kepatuhan pajak : (survey terhadap wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh Pelaksanaan Self Assessment System dan Pengetahuan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh teknologi informasi, sanksi pajak dan self assessment system terhadap kepatuhan pajak : (survey terhadap wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Bandung Karees)
  • Pengaruh Ekstensifikasi Pajak Dan SuraPengaruh Ekstensifikasi Pajak Dan Surat Paksa Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees Periode 2013-2017t Paksa Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees Periode 2013-2017
  • PENGARUH SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PRIBADI (Studi terhadap wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak KPP Pratama Jember)