Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Penerapan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah, Kompensasi, dan Religiusitas Terhadap Pencegahan Fraud (Studi Kasus pada BPKA Kota Bandung)
Irfan Alfiansyah (2022) | Skripsi | Akuntansi , Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Salah satu jenis fraud yang sering terjadi pada sektor pemerintahan adalah korupsi. Hal tersebut terjadi karena upaya pencegahan fraud yang belum optimal. Hal ini dibuktikan melalui LHP LKPD Kota Bandung Tahun 2018 dan 2019 yang menyatakan Kepala BPKA dan Kepala Bidang Pencatatan dan Pelaporan Aset BPKA belum optimal dalam melaksanakan tugasnya sehingga menimbulkan potensi penyalahgunaan dan penguasaan aset oleh pihak lain. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan SPIP, kompensasi, dan religiusitas terhadap pencegahan fraud pada BPKA Kota Bandung. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BPKA Kota Bandung. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 26 responden karena keterbatasan jumlah pegawai pada bidang pencatatan dan pelaporan aset. Data penelitian adalah data primer menggunakan kuesioner. Data diolah menggunakan SPSS Statistics 26.0. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPIP memiliki pengaruh paling kuat terhadap pencegahan fraud, religiusitas berpengaruh terhadap pencegahan fraud, sedangkan kompensasi tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud. Kata Kunci: SPIP, Kompensasi, Religiusitas, Pencegahan Fraud.
Ringkasan Alternatif
The fraud that often in the government sector is corruption. This happens because fraud prevention have not been optimal. This is proved by LKPD LHP Bandung in 2018 and 2019 which states that the Head of BPKA and Head of the Asset Registration and Reporting Division of BPKA have not been optimal in their duties, resulting in potential for misuse and control of assets by other. The study was conducted to determine the effect of SPIP, compensation, and religiosity on fraud prevention at BPKA Bandung. The population is all employees of the Bandung City BPKA. The sampling technique used purposive sampling with a total of 26 respondents due to the limited number of employees in the asset division. Research data using primary data with questionnaire. The data was processed using SPSS Statistics 26.0. Data analysis using multiple linear regression analysis and hypothesis testing. The results showed that SPIP and religiosity had a positive effect on fraud prevention, while compensation had no effect on fraud prevention. Keywords: SPIP, Compensation, Religiosity, Fraud Prevention.