Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Penggelapan Pajak Dan Penghindaran Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Survey Pada KPP Di Kanwil Jabar I)
Fanny Mustika Sarizaen NIM. (2013) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penggelapan Pajak merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang dengan maksud melepaskan diri dari pajak/ mengurangi dasar penetapan pajak dengan cara menyembunyikan sebagian dari penghasilannya. Kemudian, Penghindaran Pajak juga merupakan tindakan legal, dapat dibenarkan karena tidak melanggar undang-undang, dalam hal ini sama sekali tidak ada suatu pelanggaran hukum yang dilakukan.. Kedua Tindakan ini dapat mempengaruhi tingkat penerimaan Pajak Pertambahan Nilai karena PPN merupakan pajak yang dikenakan terhadap pertambahan nilai yang timbul akibat dipakainya faktor-faktor produksi disetiap jalur perusahaan dalam menyiapkan, menghasilkan, menyalurkan dan memperdagangkan barang atau pemberian pelayanan jasa kepada konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Penggelapan Pajak dan Penghindaran Pajak terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus Wajib Pajak Badan pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif.. Untuk mengetahui pengaruh Penggelapan Pajak dan Penghindaran Pajak terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai digunakan pengujian statistik. Pengujian statistik yang digunakan adalah perhitungan Uji Normalitas, Korelasi Berganda, Koefisien Determinasi dan uji hipotesis dengan menggunakan software SPSS 13. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Penggelapan pajak dan Penghindaran Pajak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai yaitu jika tingkat Penggelapan dan Penghindaran meningkat maka secara otomatis penerimaan Pajak Pertambahan Nilai pun akan menurun.
Ringkasan Alternatif
Tax evasion is a violation of the Act with the intent to escape tax / reducing the tax assessment basis by withholding a portion of his income. Then, the Tax is also a legal action can be justified because it does not violate the law, in this case there is no way a violation of law committed. Both of these actions may affect the level of VAT receipts because VAT is a tax levied on the value (Value Added) arising from the wearing of production factors in each company in preparing the pathway, producing, distributing and trading goods or providing services to consumers. The purpose of this study was to determine how big the influence of tax fraud and tax evasion against the acceptance of the Value Added Tax (Tax Case Study National Tax Office in Bandung Cibeunying). The method used in this research is descriptive method and verifikatif. To determine the effect of tax fraud and tax evasion on VAT receipts used statistical testing. Statistical test used is the calculation of Normality Test, Multiple Correlation, coefficient of determination and hypothesis test using SPSS 13 software. The results of this study indicate that the tax fraud and tax avoidance have a significant effect on the value added tax revenue if the level of fraud and evasion increases automatically the value added tax revenue would be decreased.