Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Persepsi Kebermanfaatan dan Persepsi Kemudahan Penggunaan Bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) terhadap Minat Menggunakan Sistem e-Faktur (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Wilayah Bandung Raya)
Fitri Puspitasari (2022) | Skripsi | Akuntansi , Manajemen
Bagikan
Ringkasan
E-Faktur diimplementasikan untuk mengatasi permasalahan sistem penerimaan pajak karena faktur-faktur fiktif seperti kasus pidana terhadap penerapan faktur pajak menjadi perbincangan yang sangat kontroversial di Indonesia, maraknya penemuan bukti atas pungutan pajak yang sangat merugikan negara dan dunia usaha. Namun penerapan e-Faktur menimbulkan berbagai polemik terutama kendala dalam pengaplikasiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh persepsi kebermanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan secara parsial dan simultan bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) terhadap minat dalam menggunakan e-Faktur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pengusaha Kena Pajak (PKP) dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Teknik Pengambilan data menggunakan nonprobability sampling dengan jenis teknis Sampling Insidential. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan prograsm SPSS IBM Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kebermanfaatan dan persespi kemudahan penggunaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat dalam menggunakan e-Faktur. Kata Kunci: e-Faktur, Persepsi Kebermanfaatan, Persepsi Kemudahan Penggunaan, Minat Menggunakan Sistem e-Faktur.
Ringkasan Alternatif
E-Faktur is implemented to overcome the problem of the tax revenue system because fictitious invoices such as criminal cases against the application of tax invoices have become a very controversial discussion in Indonesia, the discovery of evidence of tax levies that are very detrimental to the state and the business world. However, the application of e-Faktur raises various polemics, especially obstacles in its application. This study aims to determine whether or not the effect of perceived usefulness and perceived ease of use partially and simultaneously for Taxable Entrepreneur Entity on interest in using e-Invoices. This study uses a descriptive method with a quantitative approach. The population in this study is a Taxable Entrepreneur Entity with a total sample of 60 respondents. The data collection technique used non-probability sampling with the technical type of Incidental Sampling. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the IBM SPSS Version 25 program. The results showed that perceived usefulness and perceived ease of use had a positive and significant effect on interest in using e-Invoicing. Keywords: e-invoice, perceived usefulness, perceived ease of use, interest in using the e-invoice system.
Sumber