Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Perubahan Desain Kemasan Obat Sakit Kepala Paramex Terhadap Perilaku Konsumen
(Studi Kasus Daerah Linggawastu, Bandung)
Indrawan Agung Prabowo (2004) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual , Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Tepatnya pada bulan Maret tahun 2003 yang lalu, manajemen PT Konimex Pharmeceutical Laboratories melakukan perubahan desain kemasan terhadap salah satu produk unggulannya yakni obat sakit kepala Paramex. Sebelum dirubah, kemasan lama Paramex telah beredar di masyarakat dalam kurun waktu 14 tahun terhitung sejak tahun 1989. Dalam perjalanannya, kemasan lama Paramex mampu menjalankan fungsinya dengan baik, terbukti dengan didapatkannya beberapa penghargaan antara lain Indonesian Customer Satisfaction Award 2002 dan Indonesian Best Brand Award 2002. Penghargaan tersebut menunjukkan tingkat benefisitas yang baik dari produk tersebut, sehingga dapat dikatakan bahwa Paramex mendapatkan loyalitas dari para konsumennya. Tetapi, selang beberapa bulan setelah mendapatkan penghargaan, desain kemasan dari obat tersebut dirubah. Terlepas dari tujuan perusahaan untuk melakukan perubahan tersebut, perubahan yang dilakukan ini tentunya memberikan suatu dampak bagi konsumen penggunanya. Berkaitan dengan pengaruh perubahan desain kemasan suatu produk terhadap perilaku konsumennya, penulis bermaksud untuk melakukan penelitian dari fenomena di atas. Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan dari perubahan desain kemasan tersebut, apakah berdampak positif, atau sebaliknya yakni berdampak negatif.
Untuk mencapai tujuan di atas, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode korelasional yaitu menggambarkan secara sistematis hubungan antara variabel atau beberapa variabel dengan variabel lain. Salah satu metode pengumpulan datanya dengan cara menyebarkan angket. Angket disebarkan di daerah Linggawastu, Bandung.
Berdasarkan hasil analisa, diketahui bahwa terjadi hubungan yang tinggi antara perubahan kemasan Paramex baru terhadap tingkat konsumsi produk, dan hubungan tersebut bersifat positif, yang secara langsung mampu meningkatkan angka penjualan produk tersebut. Kemasan baru Paramex mampu menciptakan sebuah pasar baru. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa perubahan kemasan Paramex berhasil dengan baik, dikarenakan tepatnya strategi yang diterapkan yaitu mempertahankan beberapa unsur visual yang terdapat pada kemasan lama yang merupakan brand property kemasan tersebut. Perubahan desain kemasan suatu produk akan membawa pengaruh yang positif, selama perubahan yang dilakukan tersebut tepat dan efektif.
Ringkasan Alternatif
Tepatnya pada bulan Maret tahun 2003 yang lalu, manajemen PT Konimex Pharmeceutical Laboratories melakukan perubahan desain kemasan terhadap salah satu produk unggulannya yakni obat sakit kepala Paramex. Sebelum dirubah, kemasan lama Paramex telah beredar di masyarakat dalam kurun waktu 14 tahun terhitung sejak tahun 1989. Dalam perjalanannya, kemasan lama Paramex mampu menjalankan fungsinya dengan baik, terbukti dengan didapatkannya beberapa penghargaan antara lain Indonesian Customer Satisfaction Award 2002 dan Indonesian Best Brand Award 2002. Penghargaan tersebut menunjukkan tingkat benefisitas yang baik dari produk tersebut, sehingga dapat dikatakan bahwa Paramex mendapatkan loyalitas dari para konsumennya. Tetapi, selang beberapa bulan setelah mendapatkan penghargaan, desain kemasan dari obat tersebut dirubah. Terlepas dari tujuan perusahaan untuk melakukan perubahan tersebut, perubahan yang dilakukan ini tentunya memberikan suatu dampak bagi konsumen penggunanya. Berkaitan dengan pengaruh perubahan desain kemasan suatu produk terhadap perilaku konsumennya, penulis bermaksud untuk melakukan penelitian dari fenomena di atas. Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan dari perubahan desain kemasan tersebut, apakah berdampak positif, atau sebaliknya yakni berdampak negatif.
Untuk mencapai tujuan di atas, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode korelasional yaitu menggambarkan secara sistematis hubungan antara variabel atau beberapa variabel dengan variabel lain. Salah satu metode pengumpulan datanya dengan cara menyebarkan angket. Angket disebarkan di daerah Linggawastu, Bandung.
Berdasarkan hasil analisa, diketahui bahwa terjadi hubungan yang tinggi antara perubahan kemasan Paramex baru terhadap tingkat konsumsi produk, dan hubungan tersebut bersifat positif, yang secara langsung mampu meningkatkan angka penjualan produk tersebut. Kemasan baru Paramex mampu menciptakan sebuah pasar baru. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa perubahan kemasan Paramex berhasil dengan baik, dikarenakan tepatnya strategi yang diterapkan yaitu mempertahankan beberapa unsur visual yang terdapat pada kemasan lama yang merupakan brand property kemasan tersebut. Perubahan desain kemasan suatu produk akan membawa pengaruh yang positif, selama perubahan yang dilakukan tersebut tepat dan efektif.