Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Prinsip Keadilan Perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Dan Implikasinya Pada Penerimaan Pajak (Survey Pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat I)
Mella Herdiyani NIM. (2015) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Wajib Pajak merupakan salah satu aspek penting dan merupakan tulang punggung penerimaan pajak, semua kegiatan wajib pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakannya telah diatur dalam Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Pada tahun ini harusnya penerimaan pajak di Indonesia dapat mencapai Rp. 1.000 triliun. Dengan jumlah wajib pajak orang pribadi sekitar 40 juta individu dan 5 juta badan usaha yang belum membayar pajak di Indonesia.Penerimaan Pajak merupakan sumber utama bagi penerimaan negara, sehingga penerimaan pajak sangat berguna bagi pembangunan nasional. Semakin besar kemampuan penerimaan pajak maka akan berguna untuk suatu negara baik untuk pembagunan nasional, belanja negara, maupun kebutuhan negara. Ada banyak faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya target penerimaan pajak, namun di dalam penelitian ini keadilan pajak dan kepatuhan wajib pajak sebagai alat untuk meningkatkan penerimaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh prinsip keadilan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak dan implikasipnya pada penerimaan pajak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Unit observasi dalam penelitian ini adalah pada Kanwil DJP Jabar 1. Pengujian statistik yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas path analisis dan pengujian hipotesis dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS untuk Microsoft Windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial, Prinsip Keadilan Perpajakan berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dan Kepatuhan wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap Penerimaan Pajak.
Ringkasan Alternatif
Taxpayer is one important aspect is the backbone of tax revenue, all activities of the taxpayer in carrying out their tax liability has been regulated in the General Provisions and Tax Procedures (KUP), this year should tax revenues in Indonesia could reach Rp. 1.000 trillion. With the number of individual taxpayers about 40 million people and 5 million business entities who have not paid taxes in Indonesia. Tax revenues are the main source of state revenues, so that tax revenue is very useful for national development. The greater the ability of the tax revenue it will be useful for a better country for national development, government expenditure, as well as the needs of the country. There are many factors that affect not achieving the target of tax revenue, but in this study tax compliance as a means to increase tax revenues. This study aimed to analyze the influence of the principle of fairness of taxation on tax compliance and implikasipnya in tax revenue. The method used in this research is descriptive and verification method. The unit of observation in this study is the DJP Jabar 1. The test statistic used is a validity test, reliability test path analysis and hypothesis testing using SPSS application support for Microsoft Windows. These results indicate that partially, Justice Principles of Taxation significantly influence the Taxpayer Compliance and Compliance taxpayer a significant effect on Tax Revenue.
Sumber
Judul Serupa
  • Pengaruh Penagihan Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dan Implikasinya terhadap Penerimaan Pajak (Survey pada KPP Wilayah DJP Jawa Barat I)
  • Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Kualitas Penagihan Pajak Terhadap Kepatuhan Perpajakan Pada Kantor Pelayanan Pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat I