Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh risiko litigasi dan tingkat kesulitan keuangan perusahaan terhadap konservatisme akuntansi : (studi kasus pada Perusahaan Group Bakrie yang terdaftar di BEI)
Rena Fitriana Utami NIM. (2013) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penggunaan konservatisme akuntansi dalam pelaporan keuangan bertujuan untuk mengakui, mengukur dan melaporkan nilai aktiva dan pendapatan yang rendah, nilai yang tinggi untuk kewajiban dan beban. Dalam beberapa literatur teori akuntansi, hal ini sering disebut konsep pesimisme yang dianggap lebih baik dari pada optimisme yang berlebihan. Konsep pesimisme mengharuskan beban harus diakui segera dan pendapatan diakui setelah ada kepastian realisasi (recognition), sedangkan aktiva bersih cenderung di nilai dibawah harga pertukaran atau harga pasar sekarang dari pada harga perolehan (Hendriksen and Van Breda, 2000:63).Objek penelitian ini adalah risiko litigasi, tingkat kesulitan keuangan perusahaan dan konservatisme akuntansi pada Group Bakrie yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Penentuan sampel dalam penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan menggunakan laporan keuangan tahunan 2 perusahaan group bakrie yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005-2010 sebanyak 12 buah sampel.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan (1) Risiko litigasi berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi, (2) Tingkat Kesulitan Keuangan Perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi, (3) risiko litigasi dan tingkat kesulitan keuangan perusahaan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap konservatisme akuntansi group bakrie yang terdaftar di Bursa efek Indonesia.
Ringkasan Alternatif
The use of accounting conservatism in financial reporting aims to recognize, measure and report the value of assets and a low income, high value for liabilities and expenses. In some accounting theory literature, it is often called the pessimism concept are considered better than the over-optimism. Pessimism concept requires expenses to be recognized immediately and no certainty of income recognized after Realized (recognition), while net assets tend to be at a value below the exchange price or current market price of the acquisition cost (Hendriksen and Van Breda, 2000:63).Object of this study is the risk of litigation, the corporate financial distress and accounting conservatism on Bakrie Group listed on the Indonesia Stock Exchange. The method used in this research is descriptive method and verification method. The samples in the study using purposive sampling method using the annual financial statements 2 Bakrie group companies listed in Indonesia Stock Exchange at year 2005-2010 were 12 samples.The results of the research showed (1) The risk of litigation is significant positive effect on accounting conservatism, (2) Corporate financial distress significant positive effect on accounting conservatism, (3) the risk of litigation and corporate financial distress level has a positive and significant effect on accounting conservatism Bakrie group listed on the Indonesia Stock Exchange.
Sumber