Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Selubung Dinding Bangunan Terhadap Konsumsi Energi Air Conditioner (AC) Di PT Dirgantara Indonesia
Ode Fakhrina (2019) | Tugas Akhir | -
Bagikan
Ringkasan
HVAC berkontribusi sekitar 37% hingga 54% dari total konsumsi energi bangunan di Indonesia (IFC,2015). Sistem tata udara dipengaruhi oleh beban pendinginan internal dan eksternal. Berdasarkan ASHRAE (2004), perolehan beban eksternal mencapai sekitar 63%, dan perolehan panas internal sekitar 37%. Beban eksternal melalui selubung bangunan dapat dihitung dengan Overall Thermal Transfer Value (OTTV). Berdasarkan SNI 03-6389-2011, bangunan dikatakan memenuhi kriteria konservasi energi selubung bangunan apabila nilai OTTV ≤35 Watt/m2. Dengan penentuan batas OTTV, maka beban eksternal pada pendingin dapat dibatasi sehingga energi yang dikonsumsi oleh pendingin tidak akan melonjak. Pada Tugas Akhir kali ini, dilakukan perhitungan OTTV pada ruang resepsionis PT Dirgantara Indonesia untuk mengetahui pengaruh dari selubung dinding bangunan terhadap konsumsi energi Air Conditioner (AC). Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai rata-rata OTTV yang didapatkan dari bangunan ruang resepsionis adalah 38,6 Watt/m2. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai OTTV yang didapatkan dari ruang resepsionis telah melebihi standar yang ditentukan. Nilai OTTV yang besar dapat menjadi peluang penghematan energi, yaitu dengan cara memodifikasi selubung bangunan untuk mengurangi jumlah perolehan panas yang masuk kedalam ruangan. Berdasarkan hasil perhitungan OTTV, perolehan panas terbesar berasal dari radiasi matahari melalui kaca yaitu sebesar 95,5 Watt/m2, dan konduksi panas melalui kaca sebesar 64,6 Watt/m2. Sedangkan perolehan panas yang didapatkan secara konduksi melalui dinding didapatkan nilai sebesar 13,7 Watt/m2. Sehingga modifikasi selubung bangunan yang dapat dilakukan untuk memperkecil nilai OTTV adalah dengan memodifikasi jendela. Adapun modifikasi yang dapat dilakukan yaitu dengan pemasang peneduh/tritisan pada jendela. Dari hasil perhitungan, pemasangan peneduh/tritisan dapat mengurangi nilai OTTV sebesar 6,17 W/m2. Pemasangan peneduh juga mampu menurunkan temperatur ruangan dengan rata rata penurunan sebesar 4,30C dan mengurangi waktu pendinginan ruangan oleh AC dengan rata-rata waktu pengurangan pendinginan selama 2,2 menit. Kata kunci: OTTV, pemanasan ruang, peneduh/tritisan, temperatur ruangan, waktu pendinginan.
Ringkasan Alternatif
HVAC contributes around 37% to 54% of total building energy consumption in Indonesia (IFC, 2015). The air conditioning system is affected by internal and external cooling loads. Based on ASHRAE (2004), the acquisition of external loads reached around 63%, and internal heat acquisition was around 37%. External loads through the building envelope can be calculated by Overall Thermal Transfer Value (OTTV). Based on SNI 03-6389-2011, buildings are said to meet the building conservation criteria for energy if the OTTV value is ≤35 Watt / m2. By determining the OTTV limit, the external load on the cooler can be limited so that the energy consumed by the cooler will not increase. In this final project, OTTV was calculated at the PT Dirgantara Indonesia reception room to find out the effect of building wall sheath on the air conditioner (AC) energy consumption. From the results of the study, it was found that the average OTTV value obtained from the reception room building was 38.6 Watts / m2. This shows that the OTTV value obtained from the reception room has exceeded the specified standard. The large OTTV value can be an energy saving opportunity, that is by modifying the building envelope to reduce the amount of heat gain that enters the room. Based on OTTV calculations, the largest heat gain comes from solar radiation through a glass, which is 95,5 Watts/m2, and heat conduction through glass is 64,6 Watts/m2. While the heat obtained by conduction through the wall obtained a value of 13,7 Watts/m2. So that the modification of the building envelope that can be done to reduce the OTTV value is by modifying the window. The modification that can be done is by the shade/truss installer on the window. From the results of the calculation, the shade/truss installation can reduce the OTTV value by 6,17 W/m2 . The shade/truss installation is also able to reduce room temperature with an average decrease 4,30C and reduce the cooling time of the room by AC with an average decrease 2,2 minute. Keywords: OTTV, shade/truss, room's heating, temperature room, cooling time.
Sumber