Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Temperatur Pengeringan terhadap Kandungan Total Fenolik Buah Tin yang Dikupas dan tidak Dikupas dengan Tray Drying
Rahmawati (2019) | Tugas Akhir | -
Bagikan
Ringkasan
engeringan adalah suatu proses penghilangan sebagian atau keseluruhan molekul air di dalam suatu bahan. Dalam penelitian ini dilakukan proses pengeringan buah tin yang dikupas dan tidak dikupas kulit buahnya dengan menggunakan alat tray dryer. Pengeringan buah tin dilakukan dengan lima variasi temperatur udara pengering, yaitu 55, 60, 65, 70 dan 75oC pada laju alir udara 1,5 m/s. Buah tin dikeringkan sampai batas kadar air 20% untuk semua sampel baik yang dikupas atau tidak dikupas. Setelah dikeringkan, sampel di ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan shaker selama 24 jam pada temperatur 40 oC. Hasil ekstraksi dipekatkan di rotary evaporator dan dianalisis kandungan total fenoliknya menggunakan metode follin ciocalteu dengan spektrofotometer Labo. Hasil penelitian ini didapatkan temperatur optimum pengeringan buah tin menggunakan alat tray dryer untuk buah tin yang dikupas adalah 60oC dengan karakteristik pengeringan, yaitu Rc tertinggi 0,419 kg/m2jam, tc terendah 0,67 jam dan X* rata-rata 0,28 kg Air/Kg padatan kering. Pada temperatur 60oC kandungan total fenolik buah tin yang dikupas juga merupakan yang optimum dengan kadar total fenolik tertinggi sebesar 126,98 mgGAE/gram buah tin kering. Untuk proses pengeringan buah tin yang tidak dikupas, temperatur optimum pada 70oC dengan karakteristik pengeringan, yaitu Rc tertinggi 0,212 kg/m2jam, tc terendah 0,67 jam, X* rata-rata 0,29 kg Air/Kg padatan kering dan kandungan total fenolik yang tertinggi terdapat pada produk buah tin kering dengan temperatur pengeringan 65oC yang mengandung total fenolik sebesar 211,5 mgGAE/gram buah tin kering.
Ringkasan Alternatif
Drying is the process to remove moisture from the wet material parcially or totally. In this research, peeled and unpeeled figs were dried with tray dryer aparatu.. Drying processes were done for five variation temperature; 55, 60, 65, 70, and 75oC; in the air velocity 1,5 m/s. The tin is dried to 20% moisture content for all samples either peeled or unpeeled. After drying, the sample was extracted using a maceration method with a shaker for 24 hours at 40 ̡̉ C. The extraction results were concentrated with rotary evaporator and then its total phenolic compound were analyzed with spectrophotometre Labo. The result of this research got optimum temperature drying of figs using tray dryer apparatus for peeled figs is 60oC with drying characteristic, that is highest Rc 0,419 kg / m2h, tc 0,67 hours and average of X * is 0,28 kg H2O/Kg dry bone. At 60oC the total phenolic content of peeled figs is also the optimum with the highest total phenolic content of 126.98 mgGAE / gram of dried figs. For unpeeled figs drying process, temperature was optimum in 70oC with drying characteristics, is highest Rc 0,212 kg / m2h, tc 0,67 hours, average of X * is 0,29 kg H2O/Kg dry bone and the highest total phenolic content is found in dried figs with a drying temperature of 65oC containing total phenolic amounts of 211.5 mgGAE / gram of dried figs.