Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengaruh Withholding System dan Self Assessment System Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus pada KPP Pratama yang Terdaftar di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat I 2011-2015)
Anna Merliana NIM. (2016) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagai penerimaan Negara dipungut dengan menggunakan Withholding system yang memberi wewenang kepada pihak ketiga yang ditunjuk untuk menentukan besarnya pajak yang terutang oleh Wajib Pajak dan PPN sebagai penerimaan Negara dipungut juga dengan menggunakan Self Assessment System yang memberi wewenang kepada Wajib Pajak dimana untuk menentukan besarnya pajak yang terutang dilakukan semua sendiri oleh Wajib Pajak sesuai dengan ketentuan UU Perpajakan yang berlaku namun penerimaan PPN menurun akibat tidak sesuainya sistem pemungutan pajak dikarenakan Wajib Pajak cenderung meminimalisir pajak terutangnya. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Withholding System yang dicerminkan pada Jumlah Pajak terutang dari PKP dan Self Assessment System yang dicerminkan pada jumlah pelaporan SPT Masa PPN dan SSP PPN terhadap Penerimaaan PPN pada KPP yang terdaftar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat I Bandung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah verifikatif dan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan meenggunakan analisis Regresi Linier Berganda dengan penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa Withholding System dan Self Assessment System berpengaruh signifikan terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Ringkasan Alternatif
Value Added Tax (VAT) as the state revenue collected by Withholding System that gives an authority to the third party to determine the amount of tax payable by the taxpayer and VAT as the state revenue is also collected by the Self Assessment System, which gives authority to the taxpayer to determine the amount of taxes by the taxpayer in according to tax law but VAT revenue declined due to the incompatibility of the tax collection system because Taxpayers tends to minimize the taxpayable. The purpose of this study are to determine how much the influence of Withholding System that reflected from the amount of tax of PKP and Self Assessment System which is reflected the number of reporting SPT Masa PPN and SSP VAT on the receiving of VAT on KPP that registered at the Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat I Bandung. The method that used in this research are descriptive and verificativen with quantitative approach and using the Regression analysis with purposive sampling. Based on the results of the analysis showed that Withholding System and Self Assessment System has a significant effect on the receiving of Value Added Tax (VAT).
Sumber
Judul Serupa
  • Pengaruh Pemeriksaan Pajak dan Self Assessment System Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama yang Terdaftar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat I 2010-2015)
  • Pengaruh Restitusi Pajak Pertambahan Nilai dan Penagihan Pajak Pertambahan Nilai Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Majalaya Bandung Tahun 2010-2014)
  • Pengaruh Self Assessment System dan Restitusi Pajak Pertambahan Nilai Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus pada 5 Kantor Pelayanan Pajak Pratama yang Terdaftar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat I 2010-2015)