Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengembangan Aset Taman Rekreasi Lahan Dispora Pemkot Banjar
Tia Nurani (2018) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Pada Kawasan sport centre terdapat lahan seluas 10,33. Namun, penggunaannya dan pemanfaatan masih rendah. Selain itu, Berdasarkan hasil pra analisis HBU alternatif yang cocok dikembangkan pada kawasan tersebut adalah Taman rekreasi. Namun, pihak Dispora Pemkot Banjar belum melakukan perencanaan pengembangan taman rekreasi pada aset lahan tersebut. Oleh karena itu diperlukan kajian mengenai perencanaan pengembangan aset lahan Dispora Pemkot Banjar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perencanaan pengembangan taman rekreasi berdasarkan zooning regulation dan tujuh kriteria yakni Kesesuaian dengan rencana, Aksesibilitas, Parkir, Ketersediaa, Kompatibilitas, Kesesuaian, Biaya Pengembangan dan Investasi. Landasan teori yang digunakan yaitu dimulai dari Zoning Regulation dalam Perencanaan Bangunan dan Pengembangan taman rekreasi. Terdapat delapan dimensi yang dipergunakan yakni Zooning regulation, Kesesuaian dengan rencana, Aksesibilitas, Parkir, Ketersediaan, Kompatibilitas, Kesesuaian, Biaya Pengembangan dan Investasi. Selain itu digunakan juga landasan normatif yang terkait dengan standar usaha taman rekreasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan terdiri dari wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil dan diskusi, diketahui bahwa berdasarkan zooning regulation, aset lahan Dispora Pemkot Banjar ini sudah berada di lokasi yang tepat dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu berdasarkan tujuh kriteria yakni Kesesuaian dengan rencana, statusnya clean and clear, Aksesibilitas memiliki aksesibilitas yang tinggi, Penyediaan parkir sekira 40.500 m2, Ketersediaan perlu menambah produk dan layanan yang di hasilkan, Kompatibilitas sudah sesuai dalam menunjang fungsi lainnya. Kesesuaian sudah kompatibel dengan daerah sekitarnya, dan untuk Biaya Pengembangan dan Investasi memiliki investasi yang layak dengan investasi awal untuk perencanaan pengembangan taman rekreasi adalah sebesar Rp 10.654.410.903. Kata Kunci: Optimasi, Perencanaan Kebutuhan, Pengembangan Aset.
Ringkasan Alternatif
In the area of sports center there is a vast area of 10.33 ha. However, use and utilization are still low. In addition, Based on the results of pre-analysis of suitable alternative HBU developed in the area is a recreational park. However, the Dispora Pemkot Banjar has not done planning the development of recreational park on the asset of the land. Therefore it is necessary to study the planning of the development of land assets Dispora Pemkot Banjar. The purpose of this research is to know the planning of recreational park development based on zooning regulation and seven criteria that is Compliance with plan, Accessibility, Parking, Availability, Compatibility, Conformity, Development and Investment Cost. The theoretical basis used is starting from Zoning Regulation in Building Planning and Development of recreation park. There are eight dimensions used namely Zooning regulation, Compliance with plan, Accessibility, Parking, Availability, Compatibility, Conformity, Development and Investment Cost. In addition, the normative foundations associated with recreational park business standards are also used. This research uses descriptive research method with qualitative approach. Data collection techniques applied consisted of interviews, observations, and documentation studies. Based on the results and discussion, it is known that based on zooning regulation, Dispora Banjar municipal land assets are already in the right location and in accordance with the rules in force. In addition, based on seven criteria that is Compliance with the plan, the status clean and clear, Accessibility has a high accessibility, Provision of parking approximately 40 500 m2, Availability need to add products and services produced, Compatibility is appropriate in supporting other functions. Compliance is compatible with the surrounding area, and for Development and Investment Costs having a reasonable investment with initial investment for planning of recreational park development is Rp 10,654,410,903. Keywords: Optimization, Planning, Asset Development.