Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengembangan Model Credit Scoring Untuk Analisis Kelayakan Pembiayaan Pada Perusahaan Sektor Pertanian yang Terdaftar di BEI Periode 2011-2016
Deti Nur Aftiani (2018) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan alternatif model penilaian pembiayaan pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Alternatif model penyeleksian ini dibentuk untuk memprediksi nilai kolektibilitas perusahaan menggunakan analisis rasio keuangan berupa ATR, FALTD, GPM, FATO dan menilai kriteria perusahaan islami berdasarkan fatwa DSN-MUI serta menilai analisis non rasio keuangan yang dilihat dari aspek history kolektibilitas perusahaan pada tahun sebelumnya. Data yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI periode 2011-2016. Penelitian ini menggunakan metode logistic regression untuk pembentukan model serta menggunakan metode maximum likelihood untuk mengestimasi parameter dengan bantuan software IBM SPSS 19. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ATR dan History kolektibilitas perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kolektibilitas sedangkan FALTD, GPM, FATO dan Sharia compliance tidak berpengaruh signifikan terhadap kolektibilitas. Model penilaian pembiayaan berdasarkan rasio keuangan dan non rasio keuangan ini dapat menjadi alternatif model penyeleksian pembiayaan untuk perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI dengan tingkat ketepatan prediksi model sebesar 82,1%. Kata kunci: Model Penilaian Pembiayaan, Regresi Logistik, Credit Scoring, Rasio Keuangan, Pertanian.
Ringkasan Alternatif
This research aims to produce an alternative model of funding worthiness on agricultural sector companies registered in Bursa Efek Indonesia (BEI). This alternative selection model is formed to predict the value of the company's collectibility using the analysis of financial ratios in the form of acid test ratio, fixed asset to long term debt, gross profit margin, fixed asset turnover and sharia compliance based on the fatwa of DSN-MUI as well as evaluating non-financial ratio analysis from the aspects of history of company's collectability in the previous year. The annual financial statements of agricultural sector companies listed on BEI in 2011-2016 were used as a data in this research. This study uses logistic regression method for model formation and using a maximum likelihood method to estimate the parameters with the help of IBM SPSS 19 software. The results of this research concluded that ATR and History of company's collectability significantly influence collectability while FALTD, GPM, FATO and Sharia compliance were not significant effect on collectability. This Financial valuation models based on financial ratios and history of companies collectability can be an alternative model of financing screening for agricultural sector companies are listed on BEI with the level of accuracy of the model predictions of 82,1%. Keywords: Financing Scoring Model, Logistic Regression, Credit Scoring, Financial Ratios, Agriculture.