Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Pengembangan Sistem Jaringan Sensor Nirkabel (JSN) Dengan Metode Fusi untuk Kenyamanan Ruangan
Maulia Artadianti (2021) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Kenyamanan di dalam ruangan dapat di pengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor kualitas udara, kualitas udara yang baik akan menghindari manusia dari berbagai macam gangguan penyakit pernafasan. Salah satu penyebab kualitas udara tercemar adalah kadar Karbon monoksida (co), karbon dioksida (co2), suhu dan kelembaban berlebih, atau diatas batas normal. Banyaknya jumlah orang yang berada di dalam suatu ruangan yang memiliki ventilasi udara yang kurang baik, juga memberikan pengaruh besar terhadap perubahan kualitas udara dalam ruangan. Oleh karena itu, dibutuhkan pendeteksian kadar karbon dioksida, kadar karbon monoksida, kelembaban dan suuhu. Tugas akhir ini bertujuan untuk merealisasikan sistem pendeteksian kadar kualitas udara untuk kenyamanan di dalam ruangan. Menggunakan sistem ini, kualitas udaradapat terpantau dari ruangan yang berbeda melalui web GUI menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel(JSN). Penentuan parameter kualitas udara dilakukan dengan menggunakan metode fusi. Dari data pendeteksian, dihasilkan 6 keputusan akhir dari parameter kualitas udara di dalam suatu ruangan yaitu Segar, udara bersihâÃâ¬Ã� dengan kadar suhu 18 - 33âÃâÃÆ, kelembapan 40 âÃâ¬Ãâ 60 %Rh, dan co 10 - 17ppm. Segar, udara kotor dengan kadar suhu 18 - 33âÃâÃÆ, kelembapan 40 âÃâ¬Ãâ 60%Rh, dan co lebih dari 17ppm. âÃâ¬ÃÅDingin, udara bersih dengan kadar suhu kurang dari 18âÃâÃÆ , kelembapan diatas 60%Rh, dan co 10 Ãâ 17ppm. Dingin, udara kotor dengan kadar suhu kurang dari 18âÃâÃÆ, kelembapan diatas 60%Rh, dan co lebih dari 17ppm. âÃâ¬ÃÅPanas, udara bersihâÃâ¬Ã� dengan kadar suhu lebih dari 33âÃâÃÆ, kelembapan kurang dari 40%Rh, dan co 10 âÃâ¬Ãâ 17ppm. âPanas, udara kotorâÃâ¬Ã� dengan kadar suhu lebih dari 33âÃâÃÆ, kelembapan kurang dari 40%Rh, dan co lebih dari 17ppm.
Ringkasan Alternatif
Comfort in the room can be influenced by several factors, one of which is air quality, good air quality will prevent humans from various kinds of respiratory diseases. One of the causes of polluted air quality is levels of carbon monoxide (co), carbon dioxide (co2), excess temperature and humidity, or above normal limits. The large number of people living in a room with poor air ventilation also has a major influence on changes in indoor air quality. Therefore, it is necessary to detect carbon dioxide levels, carbon monoxide levels, humidity, and temperature. This final project aims to realize an air quality level detection system for indoor comfort. Using this system, air quality can be monitored from different rooms via a web GUI using a Wireless Sensor Network (JSN). The determination of air quality parameters is carried out using the fusion method. From the detection data, there are 6 final decisions of the air quality parameters in a room, namely "Fresh, clean air" with a temperature level of 18 - 33 ̢̮̉, humidity 40 - 60% Rh, and co 10 - 17ppm. "Fresh, dirty air" with temperature levels 18 - 33 ̢̮̉, humidity 40 - 60% Rh, and co more than 17ppm. "Cool, clean air" with a temperature level less than 18 ̢̮̉, humidity above 60% Rh, and co 10 - 17ppm. "Cold, dirty air" with a temperature level less than 18 ̢̮̉, humidity above 60% Rh, and co more than 17ppm. "Hot, clean air" with a temperature of more than 33 ̢̮̉, humidity less than 40% Rh, and co 10 - 17ppm. "Hot, dirty air" with a temperature of more than 33, humidity less than 40% Rh, and co more than 17ppm.