Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PENGGUNAAN BAHASA JURNALISTIK PADA TERAS BERITA
HEADLINE HARIAN UMUM GALAMEDIA
AJIJAH (2004) | Skripsi | Ilmu Komunikasi , Ilmu Komunikasi
Bagikan
Ringkasan
Begitu banyaknya surat kabar yang beredar terkadang mengabaikan kaidah
bahasa jurnalistik dalam penulisan berita di medianya. Penelitian ini berusaha
mencari apakah penggunaan bahasa jurnalistik pada teras berita sudah sesuai
dengan kaidah bahasa jurnalistik, dengan empat kategori penerapan kaidah bahasa
jurnalistik sebagai identifikasi masalah. Pertama, penggunaan kalimat pendek.
Kedua, penggunaan kalimat aktif. Ketiga, penggunaan ekonomi kata. Keempat,
penggunaan bahasa serapan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan
teknik analisis isi. Untuk melakukan analisis isi digunakan empat metode
sebagaimana yang dikemukakan Guido H. Stempel, yaitu pemilihan satuan
analisis, konstruksi kategori, penarikan sampel dan reliabilitas koding. Untuk
teknik pengumpulan data digunakan rancangan total sampling, yaitu sampel
diambil dari keseluruhan populasi. Pada penelitian ini keseluruhan populasi
berjumlah 28 populasi, yang diambil dari berita utama (headline) Harian Umum
Galamedia edisi bulan April. Populasi ini terdiri dari 28 teras berita yang berisi 54
kalimat.
Hasil penelitian menunjukkan masing-masing untuk penggunaan kalimat
pendek sebesar 74,07 %; penggunaan kalimat aktif (61,11%); penggunaan
ekonomi kata (51,85%); dan penggunaan bahasa serapan (44,44%).
Kesimpulannya yaitu bahwa bahasa jurnalistik sudah diterapkan sesuai dengan
kaidah-kaidah Bahasa Jurnalistik di Harian Umum Galamedia.
Penelitian dengan tema yang serupa diperlukan untuk lebih mendalami
keilmuan mengenai Bahasa Jurnalistik.
Ringkasan Alternatif
Begitu banyaknya surat kabar yang beredar terkadang mengabaikan kaidah
bahasa jurnalistik dalam penulisan berita di medianya. Penelitian ini berusaha
mencari apakah penggunaan bahasa jurnalistik pada teras berita sudah sesuai
dengan kaidah bahasa jurnalistik, dengan empat kategori penerapan kaidah bahasa
jurnalistik sebagai identifikasi masalah. Pertama, penggunaan kalimat pendek.
Kedua, penggunaan kalimat aktif. Ketiga, penggunaan ekonomi kata. Keempat,
penggunaan bahasa serapan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan
teknik analisis isi. Untuk melakukan analisis isi digunakan empat metode
sebagaimana yang dikemukakan Guido H. Stempel, yaitu pemilihan satuan
analisis, konstruksi kategori, penarikan sampel dan reliabilitas koding. Untuk
teknik pengumpulan data digunakan rancangan total sampling, yaitu sampel
diambil dari keseluruhan populasi. Pada penelitian ini keseluruhan populasi
berjumlah 28 populasi, yang diambil dari berita utama (headline) Harian Umum
Galamedia edisi bulan April. Populasi ini terdiri dari 28 teras berita yang berisi 54
kalimat.
Hasil penelitian menunjukkan masing-masing untuk penggunaan kalimat
pendek sebesar 74,07 %; penggunaan kalimat aktif (61,11%); penggunaan
ekonomi kata (51,85%); dan penggunaan bahasa serapan (44,44%).
Kesimpulannya yaitu bahwa bahasa jurnalistik sudah diterapkan sesuai dengan
kaidah-kaidah Bahasa Jurnalistik di Harian Umum Galamedia.
Penelitian dengan tema yang serupa diperlukan untuk lebih mendalami
keilmuan mengenai Bahasa Jurnalistik.